Page 56 - C:\Users\ASUS-PC\Downloads\BUKU ETNOSAINS\
P. 56

2
          ′
           =      +  (1−   )                                                                   3.6
                            
               Jika  kecepatan  terhadap  kerangka  acuan  S’  diganti  dengan  kecepatan


                               ′
        cahaya,  maka     =   .  Menurut  Postulat  Einstein  kedua,  kecepatan  cahaya
        adalah  sama  pada  semua  kerangka  acuan,  sehingga  kecepatan  menurut

        kerangka acuan S juga bernilai v = c, sehingga diperoleh

           =   .                                                                               3.7


        Dan

          ′
           =   .   ′                                                                           3.8
        Bila nilai   ′ dan   ′ dimasukkan pada persamaan di atas, maka diperoleh:


                                        2
                                   (1−   )  
          (   −     ) =     (     +        )
                                          
                                    2
                                1−   )  
          (   −     ) =        +
                                       
        Jika yang mengandung nilai x dijadikan satu pada ruas kiri, maka diperoleh:

                                                           
                    +              +                  1+
           =         2  =               2  =               
                                                              
                −( 1−    )      −( 1−    )       1−(  1  −1) ( )
                                                        2     
        Karena nilai    =   .   , maka:

                     
                1+
                          = 1
                         
           1−(  1  −1) ( )
                  2      
        Sehingga:

                          1           
        1 − = 1 − (         − 1) ( )
                            2         

           2  =  1  − 1 atau
           2      2
                1
           =
                     2
              √1−
                     2
        Sehingga transformasi Lorentz untuk posisi dituliskan menjadi:


          ′
           =     −  .                                                                          3.9
                      2
               √1−
                      2
          ′
           =   

          ′
           =   
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61