Page 59 - C:\Users\ASUS-PC\Downloads\BUKU ETNOSAINS\
P. 59
prinsip dasar fisika tetap sama. Filosofi Sipakainge mengingatkan kita untuk
selalu saling mengingatkan tentang nilai-nilai moral dan etika yang mendasar,
meskipun kita mungkin melihat dunia dari perspektif yang berbeda.
Saling Memuliakan (Sipakalebbi):
Dengan transformasi Lorentz, kita memahami bahwa tidak ada kerangka
acuan yang lebih benar atau lebih istimewa dari yang lain. Semua pengamatan
adalah relatif. Filosofi Sipakalebbi mengajarkan kita untuk memuliakan dan
menghormati orang lain, mengakui bahwa setiap individu memiliki nilai dan
martabat yang sama, terlepas dari perbedaan mereka.
3.3 Penutup
3.3.1 Rangkuman
Postulat II Einstein menyatakan bahwa kelajuan cahaya adalah sama
dalam kerangka acuan inersia sebagaimana ditunjukkan secara eksperimen
oleh Michelson-Morley, sedangkan transformasi koordinat Galileo gagal
menjelaskan postulat tersebut. Oleh karena itu, perlu diusulkan transformasi
koordinat baru yang disebut dengan transformasi koordinat Lorentz. Pada
transformasi Lorentz, ditambahkan faktor koreksi .
Faktor koreksi dalam relativitas khusus menggunakan simbol γ (gamma)
untuk mewakili efek dari kecepatan relatif antara dua kerangka acuan. Faktor
ini memainkan peran penting dalam memastikan konsistensi pengukuran
panjang (kontraksi panjang) dan waktu (dilatasi waktu) dengan prinsip-prinsip
relativitas khusus.
3.3.2 Kuis Interaktif