Page 58 - C:\Users\ASUS-PC\Downloads\BUKU ETNOSAINS\
P. 58
Jawaban:
Dari soal gtersebut, diperoleh variabel = 100 , = 0,2 , sehingga
0
2
= √ ( ) = 100√ (0,2 ) 2
0
2 2
= 98
3.2.2 Etnosains
Dalam fisika, transformasi Lorentz adalah perubahan koordinat yang
digunakan dalam teori relativitas khusus untuk menggambarkan bagaimana
pengamatan ruang dan waktu berubah antara dua kerangka acuan yang
bergerak relatif terhadap satu sama lain dengan kecepatan konstan.
Dalah transformasi Lorentz terdapat faktor koreksi Faktor koreksi di sini
adalah yang memperhitungkan efek dari kecepatan relatif antara dua kerangka
acuan. Faktor ini memastikan bahwa pengukuran panjang (kontraksi panjang)
dan waktu (dilatasi waktu) tetap konsisten dengan prinsip-prinsip relativitas
khusus.
Selanjutnya mari kita ambil contoh dari filosofi Bugis-Makassar:
"Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi". Filosofi ini mengajarkan tentang saling
menghargai, saling mengingatkan, dan saling memuliakan antar sesama
manusia. Analogi Transformasi Lorentz dengan Filosofi Bugis-Makassar:
Saling Menghargai (Sipakatau):
Dalam transformasi Lorentz, ada faktor koreksi ( ) yang harus diterapkan
untuk memahami pengamatan dari kerangka acuan yang berbeda. Ini mirip
dengan bagaimana kita harus menghargai sudut pandang dan pengalaman
orang lain. Seperti yang mengkoreksi pengamatan, kita juga perlu
"mengoreksi" pemahaman kita untuk menghargai perspektif orang lain yang
berbeda.
Saling Mengingatkan (Sipakainge):
Dalam relativitas, transformasi Lorentz membantu kita menyadari bahwa
meskipun waktu dan ruang tampak berbeda dari kerangka acuan yang berbeda,