Page 78 - Kecerdasan Emosional Menuju Keluarga Sakinah
P. 78
Kecerdasan Emosional Menuju Keluarga Sakinah
banyak kepura-puraan dan kepalsuan. Penghayatan
nilai-nilai hidupnya tipis sekali, tidak ada arahan atau
kendali nalar dan hati nurani yang terandalkan.
Masalah esensial dalam keluarga demikian ialah
ketidak mampuan membina serta mengekspresikan
identitasnya.
b. Yang bersumber pada sikap nekat. Biasanya sikap ini
ingin selalu menang, ingin memaksakan kepentingan diri
sendiri dan keluarganya, walaupun tidak jelas
argumentasinya, keberanian dan rasionalitas subjektifnya
didahulukan dan rasionalitas lain-lainnya, termasuk
rasionalitas kcsusilaan yang berlaku umum. Rasionalitas
kemananpun sangat lemah. Maka masalah utama dalam
keluarga sinyal emosi verbal maupun non verbal, mahir
menggungkapkan dan mengkomunikasikan perasaan-
perasaan rentan, salah, takut, dan sakit”. 18
Bukti untuk perbedaan sikap mental ini sangat nyata
dalam literatur ‘ilmiyyah. Ratusan studi menemukan, bahwa
rata-rata kaum wanita lebih mudah berempati dan pada
kaum pria (suami).
Akibat ketidak mengertian masing-masing pasangan dalam
menentukan perbedaan emosi antara suami (pria) dan wanita (istri)
dan bagaimana pasangan ini menangani keluhannya dan ketidak
cocokannya, yang mau tidak mau hal ini akan muncul dengan
sendirinya. Untuk menangani masalah ini, suami atau istri mencoba
membuka diri sedikit demi sedikit terhadap keluhan yang dihadapi,
sehingga seorang pria dengan kemampuan rasionalnya dapat
membantu meringankan ketegangan dan kecemasan yang dihadapi
istri, demikian pula sebaliknya. Hal senada juga diungkapkan oleh
____________
18 Ibid., hal. 111.
77

