Page 26 - JOB1BookAsia
P. 26

Ceng Beng, dimana mereka menerbangkan kertas warna-warni sebagai layang- layang

                  dengan naik ke atas bukit-bukit yang tinggi.





















                                             Gambar 2.30 Onde-onde
                                                       (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

                                                   Festival Duan Wu



                         Festival Duan Hu ini dikenal juga dengan Festival Dragon Boat, diadakan pada
                  tanggal 5 (lima) bulan 5(lima) penggalan China. Dahulu di China saat itu merupakan hari

                  terpanas,  dimana  masyarakat  China  biasa  mengadakan  lomba  perahu.  Makanan  kecil
                  China umumnya dihubungkan dengan perayaan perahu naga yaitu jiaozi (adonan tepung

                  taioka yang dikukus atau direbus di  Indonesia kue  cang) disajikan sepanjang festival
                  musim  semi.  Zongzi  (makanan  berbentuk  pyramid  yang  terbuat  dari  beras  ketan  dan

                  dibungkus daun bamboo, di Indonesia disebut bacang dibuat pada saat Festival Perahu

                  Naga).
                         Pada masa dinasti yang dipimpin oleh kaisar yang kejam, ada seorang pujangga

                  yang kritis dan berpandangan luas yang bernama Qun Yuan. Qun Yuan  membuat tulisan

                  yang  isinya  menghimbau  kaisar  agar  lebih  memikirkan  rakyatnya  dankemakmuran
                  negeri.  Sang  kaisar  merasa  tersinggung  hingga  memerintahkan  para  pengawal  untuk

                  membunuh pujangga itu. Sang pujangga menyelamatkan diri dengan terjun ke sungai Mi
                  Luo (sekarang di provinsi Hunan) sehingga tenggelam di sungai tersebut. Rakyat merasa

                  sangat  sedih  dan  agar  jenazah  sang  pujangga  tidak  dimakan  oleh  ikan-ikan  pemakan
                  daging dan membuat bacang lalu di buang ke laut, agar ikan-ikan pemakan daging tidak

                  menyentuh jenazah pujangga, melainkan memakan bacang- bacang itu. Tradisi membuat

                  bacang (dan/melempar bacang ke sungai/laut) masih


                         berlanjut hingga kini di setiap bulan Juni, pada Festival Perahu Naga.  Bacang


                                               Oriental (China, Jepang dan Korea)
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31