Page 28 - JOB1BookAsia
P. 28

penanggalan China. Sejak zaman dahulu, masyarakat China percaya bahwa selama 30

                  hari  bulan  penanggalan  tersebut,  pintu  neraka  dibuka  dan  hantu-hantu  lapar  turun  ke
                  bumi. Sebenarnya perayaan Zhong Yuan adalah peringatan para leluhur, tetapi setelah

                  agama Budha datang ke China, perayaan tersebut  dipengaruhi oleh unsur Budha dan

                  dikenal dengan sebutan Yu Lan Pe Jia. Yu Lan Pen sejak dahulu dianggap keturunan
                  China, istilah sansekertanya ”Ullambana” dan dalam bahasa China berarti “menggantung

                  dalam keadaan terbalik”. Ilmuwan Perancis, Jean Pezluski berpendapat bahwa Yu Lan
                  Pen kemungkinan tidak berasal dari Ullamabana, tetapi lebih tepat disebut Avalambana.

                  Istilah ini dikenal di India untuk sesaji keberuntungan dan dibuat


                  untuk seluruh masyarakat yang hidup melalui orang yang mati. Ini menandakan bahwa

                  perayaan ini berasal dari India.

                         Istilah  Yu  Lan  Pen  dihubungkan  dengan  agama  Budha.  Pada  perayaan  Zhong
                  Yuan,  setiap  kuil  Budha  membentuk  sekelompok  masyarakat  Yu  Lan  Pen  dengan

                  menyalakan lentera dan mengidungkan nyanyikan pujian, maksudnya untuk mengusir

                  hantu-hantu di neraka menyebrangi lautan penderitaan. Menurut tembang Budha, Budha
                  suatu saat pernah memerintahkan Mulian (Maudgalyayana, salah satu penganut Budha)

                  untuk membentuk masyarakat Yu Lan Pen, sebab ibunya menjelma menjadi hantu-hantu
                  lapar di neraka dimana tidak diijinkan makan apa-apa, maka pada hari ke-15 bulan ke-7

                  dan hari ke-15 bulan ke-10, masyarakat  menyuguhkan berbagai  jenis  buah-buahan di

                  dalam baskom dan sayuran 10 jenis dengan 8 titik kompas sebagai pemberian sesaji pada
                  makhluk yang baik budinya itu, hal ini langsung mendapat pengawasan dari sang kaisar.


                                         Festival Mid-Autum (Festival Yue Lao)


                         Perayaan  Mid-Autum  (Festival  Yue  Lao)  diadakan  pada  hari  ke-15  bulan  ke-8

                  penanggalan China yang terjadi tepat setelah musim panen. Dimana masyarakat China

                  menikmati keindahan bulan sambil minum teh dan makan kue bulan (tiong ciu pia) dan
                  dimanfaatkan  untuk  menyelipkan  pesan  tersembunyi  berisi  ramalan  dalam  kue

                  kebetuntungan (fortune cake). Sedangkan di festival musim gugur atau Zhong Qiu, setiap
                  orang China berharap menikmati mooncake yang terkenal berasal dari Guangzhou.

                         Menyantap mooncake di China merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun-

                  temurun.  Kue  ini  dinikmati  saat  sedang  bersinar  sangat  terang  seperti  siang  hari.
                  Mooncake  menjadi  sajian  wajib  pada  bulan  purnama  ini  karena  disimbolkan  sebagai

                  pengharapan.  Biasanya  kue  ini  disantap  berdampingan  dengan  secangkir  Chinese  tea
                                               Oriental (China, Jepang dan Korea)
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33