Page 32 - JOB1BookAsia
P. 32

kembalinya  musim  salju.  Dimana  siang  menjadi  lebih  pendek  di  sebelah  utara  lebih

                  pendek, sedangkan di sebelah selatan sebaliknya. Dahulu, musim salju di China terasa
                  sangat dingin dan sarana kesehatan pun masih kurang, sehingga banyak orang yang mati

                  karena  kedinginan.  Oleh  karenanya,  pada  saat  musim  salju  dijadikan  untuk  saat

                  berkumpul bagi seluruh keluarga, dengan kegiatan utama membuat dan menikmati tang
                  yuang (ronde) yaitu memakan tang yuan, yuan (bundar) dengan tan (segumpalan utuh)

                  merupakan symbol persatuan dan keharmonisan keluarga.
                         Tan Yuan adalah makanan dari bola-bola beras ketan yang konon melambangkan

                  kerukunan keluarga dan rejeki. Tan Yuan biasanya dibuat dengan warna cerah, dengan

                  isian kacang tanah tumbuk. Tan Yuan dihidangkan dengan kuah manis, yaitu air jahe,
                  kayu manis dan air gula. Ronde sudah ada di China sejak masa Dinasti Han (206 SM).

                  Masyarakat Tiongkok merayakan perayaan Dongzhi secara turun- temurun. Festival ini
                  merupakan  perayaan  musim  dingin,  yang  diadakan  pada  tanggal  22  bulan  ke-12

                  penanggalan China. Festival ini dianggap sebagai penutup musim panen dalam perayaan

                  ini menjadi saat yang paling tepat untuk bersyukur kepada dewa dan leluhur.


















                                     Gambar 2.35 Ton yuou (Ronde)

                  Sumber: https://journey.blok-a.com/mengulik-sejarah-hari-wedang-ronde-makanan-lambang-kekeluargaan/




























                                               Oriental (China, Jepang dan Korea)
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37