Page 25 - JOB1BookAsia
P. 25

pangsit yang mirip uang emas kuno melambangkan kekayaan, kadang disembunyikan di

                  salah  satu  pangsit  dan  orang  yang  beruntung  akan  mendapatkan  keuntungan  materi
                  melimpah di tahun mendatang. Ikan hidangan wajib di waktu perayaan imlek, jika ingin

                  mendapatkan kelimpahan di tahun mendatang. Disajikan utuh dengan kepala dan ekor

                  untuk melambangkan awal dan akhir yang baik di tahun baru.
                         Pada tahun baru perayaan imlek selalu disediakan yee shang atau rainbow salad

                  atau salad dingin yang diartikan sebagai symbol keberuntungan yang terdiri dari sayuran
                  berwarna  hijau,  merah,  putih,  kuning  dan  ikan.  Semua  yang  ada  di  rainbow  salad

                  mempunyai makna dan yang juga harus diadakan untuk kesempurnaan doa atau harapan

                  kelangsungan  hidup  dikemudian  hari  seperti  hijau  dari  lettuce  berarti  melahirkan
                  kekayaan,  nanas  atau  sayuran  kuning  lainnya  semangat,  wortel  atau  sayuran  merah

                  lainnya memberi keberuntungan, warna putih lobak atau labu melambangkan kekuatan
                  yang berarti laki-laki, warna emas dari hasil gorengan sepeti pangsit dan lumpia yang

                  mempunyai warna emas untuk harapan dinaikkan derajat harkatnya.

                         Selanjutnya mereka selalu ada kotak permen atau manisan seperti kacang tanah
                  (kebersamaan),  gula-gula  (hubungan  kasih  sayang),  kelapa  (tali  kasih),  kuachi

                  (kegembiraan),  buah  kana  (kesehatan),  dll.  Tradisi  tahun  baru  imlek  lainnya  adalah
                  memberi ang paw atau hong bao, berupa amplop berwarna merah yang diberikan kepada

                  orang yang belum menikah dan masih  anak-anak, yang berisi  uang yang baru dalam
                  jumlah genap yang melambangkan kebersamaan kesejahteraan. Perayaan imlek dimulai

                  pada  malah  tahun  (Sin  Cia)  dan  diakhiri  dengan  festival  Yuanxiono  (perayaan

                  lampion/perayaan lentera) pada hari kelimabelas bulan pertama penanggalan China, di
                  Indonesia biasa dikenal dengan perayaan Cap Gomeh. Orang-orang China di Indonesia

                  selalu menyediakan lontong opor yang dilengkapi dengan tumis labu siam, bubur poyah
                  dan telur.



                                                   Festival Qing Ming


                         Qing  Ming  jatuh  pada  bulan  ke-3  penanggalan  imlek,  biasanya  di  China
                  merupakan musim semi dimana hari sedang cerah. Maka semua orang dengan gembira

                  pergi  ke  makan  leluhur  mereka  yang  sudah  meninggal,  mereka  bersembahyang,
                  membersihkan makam dan mengecat kembali tulisan pada batu nisan dengan membawa




                  kue onde-onde sebanyak umur leluhur pada saat itu. Qing Ming biasa juga disebut Festival


                                               Oriental (China, Jepang dan Korea)
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30