Page 8 - 4001419054_Sausan Asy Syifa_Bahan Ajar Etnosains
P. 8
BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN
A. Materi
1) Pengertian Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern
Secara umum, bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi konvensional
(tradisional) dan bioteknologi modern. Berikut adalah penjelasan mengenai
bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern:
a. Bioteknologi Konvensional
Bioteknologi konvensional ini disebut juga bioteknologi tradisional karena
perkembangan bioteknologi ini telah ada sejak ribuan tahun silam. Pada masa itu,
manusia belum menyadari bahwa proses yang mereka lakukan merupakan proses
bioteknologi. Bioteknologi konvensional yang dilakukan manusia saat itu umumnya
menggunakan proses sederhana dan telah dilakukan secara turun temurun.
Dalam bioteknologi konvensional, biasanya dilakukan secara sederhana, tidak
diproduksi dalam jumlah besar, dan tidak menggunakan prinsip-prinsip ilmiah. Selain
itu, bioteknologi konvensional biasanya hanya menggunakan mikroorganisme seperti
bakteri dan jamur dan diproduksi dalam jumlah kecil. Contoh produk bioteknologi
konvensional yang telah lama ada antara lain tempe, oncom, tape, tuak, dan kecap.
b. Bioteknologi Modern
Sedangkan bioteknologi modern, biasanya dilakukan dengan peralatan canggih,
diproduksi dalam jumlah besar, dan menggunakan prinsip-prinsip ilmiah. Dalam
bioteknologi modern selain menggunakan mikroorganisme juga dapat menggunakan
bagian-bagian tubuh organisme seperti tumbuhan dan hewan. Konsep penggunaan
bioteknologi modern ini lebih menekankan pada bagaimana cara memanipulasi materi
genetik mikroorganisme untuk menghasilkan clone yang lebih unggul. Contoh produk
bioteknologi modern misalnya produksi vaksin, asam amino, obat, pengolahan limbah,
pembasmi hama tanaman, pemisahan logam dan sebagainya.
3