Page 218 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 218

PEDOMAN PELAKSANAAN
                             Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar

                o  Minta  anak  menebak  atau  menyebutkan  nama  benda  yang  ada  di  dekatnya  setelah
                   Anda menjelaskan tanda-tanda benda tersebut. Misalnya, anak sedang duduk di meja
                   makan, di dekatnya ada keranjang buah apel hijau kesukaan ayah. Ajukan pertanyaan
                   berikut: “Coba tebak, benda apakah ini? Bentuknya bulat seperti bola kasti, berwarna
                   hijau, dapat dimakan, Ayah suka sekali dengan benda tersebut.” Diharapkan anak bisa
                   menjawab "Apel". Mula-mula Anda perlu membantu anak
            •  Mengenal simbol
                Ajari anak mengenal rambu atau tanda lalu lintas, misalnya tanda ‘dilarang parkir’, ‘dilarang
                stop’, ‘jalan berliku-liku’, ‘satu arah’, ‘silahkan belok’, ‘tanda kereta api lewat’, dan sebagainya.

            •  Berkomunikasi dengan lingkungan
                Beri  kesempatan  kepada  anak  untuk  bertemu  dangan  banyak  teman,  baik  di  lingkungan
                keluarga,  sekolah,  maupun  tempat  tinggal.  Sebisa  mungkin  anak  terlibat  dalam  permainan
                aktif maupun fisik dalam kelompok.
            Sumber: Hislop, H., Avers, D., & Brown, M. (2007).  Daniels and Worthingham's Muscle Testing:
            Techniques  of  Manual  Examination.  New  York:  Saunders  Elsevier;  Sheridan,  M.D.  (2008).  From
            Birth  to  Five  Years,  Children  Developmental  Progress.  London:  Routledge;  Wahyuni,  L.K.  (2014).
            Perkembangan Motor Fungsional Bayi. Jakarta: PERDOSRI.

                3.2. Intervensi Dini Masalah Perilaku dan Emosi
                1.  Prinsip-prinsip yang harus diterapkan petugas kesehatan
                    Hubungan yang bersifat terapeutik perlu dibangun terlebih dahulu, agar orang tua merasa
                    aman, nyaman, tidak malu dalam membicarakan permasalahan yang dialami anak, mau
                    terlibat  dapat  proses  intervensi,  dan  terjalin  kerjasama  yang  baik  dengan  petugas
                    kesehatan. Hubungan yang bersifat terapeutik dapat dibangun melalui penerapan prinsip
                    HELP dan teknik komunikasi terapeutik sebagai berikut:

                    H: Hope (Harapan)
                    Petugas kesehatan menyampaikan kepada orang tua harapan realistis apa yang mungkin
                    dicapai  oleh  anak,  serta  menunjukkan  sisi  positif  dan  potensi  yang  ada  pada  diri  anak
                    maupun keluarga. Adanya harapan akan perbaikan kondisi anak akan mendorong orang
                    tua  untuk  mau  berusaha.  Setelah  itu,  dorong  mereka  untuk  membuat  langkah-langkah
                    konkrit menuju harapan apapun yang bisa dicapai.

                    E: Empathy (Empati)
                    Petugas  kesehatan  menunjukkan  empati  kepada  anak  dan  orang  tua.  Empati  berarti
                    memahami dan juga dapat merasakan apa yang dirasakan oleh mereka. Komunikasikan
                    empati melalui mendengarkan dengan penuh perhatian, serta mengakui pergolakan batin
                    dan  tekanan  yang  dirasakan.  Contoh  kalimat  empati:  “Saya  dapat  memahami
                    kekhawatiran yang Anda rasakan”. Penggunaan kalimat yang bersifat menghakimi atau
                    menyalahkan  sebaiknya  dihindari.  Contoh  kalimat  yang  bersifat  menghakimi:  “Masalah
                    seperti ini tidak akan terjadi jika Anda…..”.

                    L: Language, loyalty (Bahasa, Siap Mendukung)
                    Petugas kesehatan hendaknya menggunakan bahasa awam (bukan label atau istilah klinis)
                    yang  dapat  dipahami  orang  tua  untuk  mencerminkan  pemahaman  atas  sudut  pandang


                                                                                          195
   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223