Page 134 - Sejarah Daerah Lampung
P. 134

115

         tern  pemerintahan  di  Kampung  yang  sudah  berkembang  sejak  lama,
         terutama di daerah utara yang mempunyai kebuayan.  sistem ini meni-
         tik beratkan pacia musyawarah dan mufakat dengan desentralisasi/oto-

         nomi dalam pelaksanannya.
              Sistem  pemerintahan  yang  berdasarkan  desentralisasi  ini  tidak
         sesuai  dengan  kehendak  pemerintah  Belanda. Tetapi  pemerintah  Be-
         landa tidak dapat berbuat banyak karena adat istiadat Lampung masih
         dipegang teguh oleh penduduk Lampung.  Identitas sebagai suku Lam-
         pung tercermin dalam upaeara-upacara adat yang tetap mereka patuhi.
         Pinwinan  yang  berdasarkan  kebuayan  ini  terpaksa  dipenuh  Belanda
         dalam tahun  1928,  karena  pimpinan  mereka  memegang teguh  sistem
         ini  dan  memperjuangkannya  terus.  Pada  tahun  ini  marga  menuntut

         adat  Lampung  diakui  berikut  hak  ulayatnya.  Tetapi  dalam  pelak-
         sanaannya  sudah. sangat  4ibatasi,  dimana  hak  ulayatnya  itu  hanya
         tinggal berupa wewenang  mengurus tanah . oleh  marga  atas nama pe-
         merintah  Belanda.  Pemerintahan  Marga merupakan  pemerintahan te-
         rendah' da1am  sistem pemerintahan  Hindia  ~landa di  Lamptmg,  se-
         bagaimana telah dijalankan sebelunmya di daerah Paiembang. Penga-
         turan  secara  lengkap  administrasi  pemerintahan  di  Lampung  terjadi
         pada tah\Jn  1929, termuat dalam  Staatsblad  1929 No.  362, di  mana

         antara  lain  diatur_:  Lampung  dijadikan  satu  afdeling  yang  dikepalai
         oleh seorang Residen.  Afdeling Lallipung terbagi atas lima _ender aftte-
         liq' yang_. masing-masing  dikepalai  olEih  seorang  kontrolem  ini  dipe-
         gang oleh.bangsa Belanda. Residen berkedudukan di Telukbetunng, se-
         dangkan kootroleur berkedudukan di Telukbetung, Kata Aguog, Suka-
         dana,  Kotabumi  dan  Menggala.  Selanjutnya tiap-tiap  ender  afdeling
         dibagi dalaln distrik-distrik yang dikepalai oleh Seorang oem.na. Tiap
         distrik dibagi lagi dahm,i ender distrik yang dibpalai ol~ seorang_ uis-
                                   .  .           .              .
        · tm Delmng. bagi daerah Kolmialisasi cmdm-· distrik ini diktpa1-i oleh
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139