Page 76 - Sejarah Daerah Lampung
P. 76
S1 .
Banten memberikan piagama dalung (tamra prasasti), yaitu piagama
yang ditulis di atas lempengan tembaga. Piagama ini ditulis dmgan
huruf Arab dan · huruf Lampung serta· mempergunakan bahasa Jawa·
Banten. Di samping itu diberikan pula kepada setiap penyimbarig yang
menjadi pimpinan kerabat itu atribut-atribut dan gelar-gelar tertentu
seperti punggawa, pangeran; ngabehi, raden, dan sebagainya. Sebagai-
mana masih terlihat sisa-sisanya sekarang ini dalam bentuk gelar-gelar
adat.
Menurut surat kontrolir Teluk Betung tahun 1883 dikatakan,
bahwa atribut-atribut yang diberikan Suhan Banten kepada para pe-
nyimbang itu adalah sebagai berikut:'>
.
1 . Siger; 15. Dader;
2. Slmggam dalem; 16. Tumbak bercabang;
3. Paiigga; 17. Kandang rarang; ·
4. . Bunmg Garuda; 18. Jimat agung;
5. Jelnpana; 19. Pencarengan;
6. Rato; 20. Lawang kuri;
7. Pmduk wo belas; 21. Peninjauan;
8. Sabuk jaran; 22. Kupiah;
9. Payung hendak; 23. Ngarih kukilat;
10. Payung gubir; 24. Jajalan putri;
l ~ . Payung agung; 25. Pepadon;
12. Payung hitam; 26. Pelita empat~
13. Tumbak gegakan merak; 27. Pancah Aji.
14. Mendaringan;
Di samping alat ~rlen~an keratuan di atas ada_ pula alat·.P.-
.
Jmgkapan keratuan yang sekarang dalalii adat-ilti. Llqnmg .
•(yang mengenal pepadm-ste .. yang bulcan ~ Bantm, me-
)
dari

