Page 135 - Bahan ajar
P. 135

penyakitnya hanya lewat untaian kata-kata yang indah dan menyenangkan hati yang

                      mendengarnya.  Mencermati  hal  ini,  maka  seorang  tenaga  medis  sangat  tepat  kalau
                      menjadikan  bahasa  sebagai  media  komunikasi  untuk  melayani  pasien  dengan  baik,

                      sehingga dapat meringankan beban penyakit dideritanya. Kejengkelan dan kemarahan
                      pasien muncul, karena akibat penggunaan bahasa yang tidak baik dari lawan bicara.

                              Akhirnya,  pasien  sebagai  lawan  bicara  semakin  terbebani  secara  psikologi

                      sehingga  penyakit  yang  dideritanya  menambah  beban.  Manusia  sebagai  mahkluk
                      sosial  harus  menghindari  penggunaan  bahasa  yang  tidak  baik  dan  dibiasakan  dan

                      diterapkan dalam hidup ini, yaitu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
                      dalam berbagai aktivitas hidup kita. Hal ini dapat menjadi salah satu ibadah antara

                      manusia  dengan  manusia.  Bahkan  merupakan  salah  satu  bagian  dari  kecerdasan

                      emosional  setiap  orang.  Selain  itu,  seseorang  dapat  dihormati,  dikagumi,  dan
                      diidolakan  oleh  kelompok  masyarakat  bukan  hanya  wajahnya,  tetapi  melalui  tutur

                      sapanya yang penuh makna sekaligus menyejukkan perasaan bagi setiap orang yang
                      mendengarkannya.


                   B.  Fungsi Bahasa Indonesia Baku Baik dan Benar

                      Bahasa baku memiliki fungsi yang secara umum disebutkan seperti berikut ini:

                       1.  Pemersatu: pemakaian bahasa baku dapat mempersatukan sekelompok orang
                           menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa.

                       2.  Pemberi kekhasan: pemakaian bahasa baku dapat menjadi pembeda dengan
                           masyarakat pemakai bahasa lainnya.

                       3.  Pembawa kewibawaan: pemakaian bahasa baku dapat memperlihatkan

                           kewibawaan pemakainnya.
                       4.  Kerangka acuan: bahasa baku menjadi tolok ukur bagi benar tidaknya pemakaian

                           bahasa seseorang atau sekelompok orang.


                   C.  Ciri-Ciri Kata Baku

                           Kata baku dapat diidentifikasi dengan berbagai ciri-ciri yang bisa ditemukan.
                      Ciri-ciri kata baku antara lain :

                       1.  Tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah
                       2.  Tidak dipengaruhi oleh bahasa asing

                       3.  Digunakan sesuai dengan konteks kalimat
                       4.  Tidak terkontaminasi atau tidak rancu



               128
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140