Page 34 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JANUARI 2020
P. 34
Title 40 WNI KORBAN PENGANTIN PESANAN DI CHINA DIPULANGKAN KE INDONESIA
Media Name detik.com
Pub. Date 07 Januari 2020
https://news.detik.com/berita/4849347/40-wni-korban-pengantin-pesanan- di-china-
Page/URL
dipulangkan-ke-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Kedutaan Besar RI di Beijing memulangkan 40 Warga Negara Indonesia
(WNI) perempuan yang menjadi korban kasus pengantin pesanan di China
sepanjang Tahun 2019. KBRI Beijing menyebut banyak menerima pengaduan terkait
perdagangan WNI di China.
"Sebanyak 40 orang yang kami pulangkan tersebut masuk dalam kategori TPPO
(tindak pidana perdagangan orang)," ujar Duta Besar RI untuk China, Djauhari
Oratmangun dilansir Antara , Selasa (7/1/2020).
Djauhari mengatakan bersyukur 40 WNI korban kasus pengantin pesanan ini
berhasil dipulangkan ke Indonesia.
"Tidak perlu heboh. Yang penting, mereka bisa kami pulangkan ke Tanah Air
dengan selamat dan lancar," ucap Djauhari.
Koordinator Fungsi Protokol dan Kekonsuleran KBRI Beijing, Ichsan Firdaus
menjelaskan upaya pemulangan 40 WNI ini sangat sulit. Sebab, pihak suami telah
melapor kepada pihak kepolisian China bahwa mereka kehilangan istri.
"Sekarang kalau ada kasus seperti itu lagi, yang langsung kami kembalikan kepada
suaminya. Biarkan pasangan tersebut memutuskan sendiri, mau pisah atau terus
membangun rumah tangganya," jelas Ichsan.
Kasus 'pengantin pesanan' juga sempat heboh di Indonesia, beberapa kali Menlu
Retno Marsudi dan Menlu China Wang Yi juga beberapa kali menggelar pertemuan
untuk membahas kasus ini. KBRI Beijing juga membuat tempat penampungan
korban perdagangan orang di Kantornya.
Diketahui, modus pengantin pesanan yaitu pria warga China akan menyunting
perempuan dari Indonesia melalui cukong dengan membayar ratusan juta Rupiah.
Setelah melakukan proses perkawinan di Indonesia, pengantin pria memboyong
pasangannya ke kampung halamannya di China.
Selama di China, pria tersebut tidak memperlakukan pasangannya itu layaknya
seorang istri. Istri-istri tersebut kabur dan meminta perlindungan ke KBRI Beijing.
(zap/dnu)
Page 33 of 74.

