Page 30 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 30
Judul KPK: Metode Pelatihan Daring Kartu Prakerja Rugikan Negara
Nama Media investor.id
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://investor.id/national/kpk-metode-pelatihan-daring-kartu-
prakerja-rugikan-negara
Jurnalis Imam Suhartadi,
Tanggal 2020-06-19 05:22:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korpo
Sentimen negative
Narasumber
negative - Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) Metode pelaksanaan program pelatihan secara
daring berpotensi fiktif, tidak efektif, dan merugikan keuangan negara
Ringkasan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung mengkaji pelaksanaan program kartu prakerja.
Dari kajian yang dilakukan, KPK menyebut metode pelaksanaan program pelatihan program
kartu prakerja yang dilakukan secara daring tak efektif dan bahkan berpotensi merugikan
negara.
KPK: METODE PELATIHAN DARING KARTU PRAKERJA RUGIKAN NEGARA
JAKARTA, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung mengkaji pelaksanaan program
kartu prakerja. Dari kajian yang dilakukan, KPK menyebut metode pelaksanaan program
pelatihan program kartu prakerja yang dilakukan secara daring tak efektif dan bahkan
berpotensi merugikan negara.
"Metode pelaksanaan program pelatihan secara daring berpotensi fiktif, tidak efektif, dan
merugikan keuangan negara," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Kamis (18/6).
Diketahui, pelaksanaan program kartu prakerja berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 36
Tahun 2020 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 26 Februari 2020.
Dalam situasi pandemi Covid-19, program ini diharapkan menjadi instrumen untuk penyaluran
bantuan sosial dengan anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 20 triliun dan target peserta
sebesar 5,6 juta orang.
Anggaran tersebut terdiri dari total insentif pascapelatihan sebesar Rp 2.400.000 per orang,
insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000 per orang, dan bantuan pelatihan sebesar Rp
1.000.000 per orang.

