Page 62 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 62
Judul IOMKI Selamatkan 5 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi
Nama Media sindonews.com
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/74440/34/iomki-selamatkan-5-juta-
tenaga-kerja-selama-pandemi-1592507186
Jurnalis Ferdi Rantung
Tanggal 2020-06-19 04:00:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Agus Gumiwang Kartasasmita (Menperin) Melalui IOMKI ini, kita menyelamatkan
hampir 5 juta tenaga kerja dari risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
negative - Agus Gumiwang Kartasasmita (Menperin) Salah satu aturannya, wajib melakukan
laporan kesehatan setiap minggunya. Jika selama tiga kali tidak memberikan laporan kesehatan,
maka izinnya kita cabut
neutral - Agus Gumiwang Kartasasmita (Menperin) Perusahaan tersebut terbukti telah
melanggar protokol kesehatan maupun tidak memberikan laporan secara berkala sesuai dengan
ketentuan yang berlaku. Kita terus harap perusahaan kooperatif. Karena di sisi lain ekonomi
harus jalan, namun protokol kesehatan harus jadi yang utama
Ringkasan
Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kementerian Perindustrian
(Kemenperin) telah menerbitkan 17.466 Izin Operasional Dan Mobilitas Kegiatan Industri
(IOMKI). Izin itu memberikan perusahaan industri untuk berproduksi di masa kedaruratan
kesehatan Covid-19.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan IOMKI ini sifatnya
sukarela, tidak memaksakan industri untuk beroperasi. Sebab, setiap perusahaan industri
mempunyai kemampuan berbeda dalam menjalankan bisnisnya di tengah krisis akibat pandemi.
IOMKI SELAMATKAN 5 JUTA TENAGA KERJA SELAMA PANDEMI
JAKARTA - Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kementerian Perindustrian
(Kemenperin) telah menerbitkan 17.466 Izin Operasional Dan Mobilitas Kegiatan Industri
(IOMKI). Izin itu memberikan perusahaan industri untuk berproduksi di masa kedaruratan
kesehatan Covid-19.

