Page 108 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 OKTOBER 2019
P. 108

Mengenai Permenaker 229 Tahun 2019 tentang jabatan tertentu yang dapat
               diduduki oleh tenaga kerja asing, Hanif mengatakan, peraturan tersebut adalah
               bentuk penyederhanaan perizinan bidang ketenagakerjaan, bukan untuk
               memperluas masuknya tenaga kerja asing.

               "Jadi semua perizinan di Indonesia harus disederhanakan biar enggak ribet. Mulai
               dari ngurus KTP, SIM, termasuk perusahaan yang mau ngurus tenaga kerja asing.
               Jadi jangan bilang ini soal investasi, enggak. Semua bentuk layanan publik harus
               cepat, mudah dan murah sehingga efektif," kata dia.

               Dia mengatakan Permenaker tersebut ada penyederhanaan dari 19 keputusan
               menteri tentang jabatan yang dapat diduduki oleh tenaga kerja asing.

               Selain itu, aturan tersebut juga dibuat untuk mengatur jabatan di sektor industri
               yang sedang berkembang, seperti sektor industri kreatif dan digital yang belum ada
               aturannnya.

               "Ada juga jabatan baru yang dulunya tidak ada, atau jabatannya sama namanya,
               tetapi di bidang yang berbeda. Sehingga itu semua dilihat seperti banyak
               (memberikan kesempatan bagi tenaga kerja asing)," kata dia



















































                                                      Page 107 of 116.
   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113