Page 146 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 146

pengusaha untuk mengatur jam kerja secara fleksibel," kata anggota tim perumus
               Undang-Undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang
               No 2 Tahun 2004 tentang Pengaduan Perburuhan itu.

               Hal itu, kata dia, dikarenakan dalam draf RUU tersebut hanya disebutkan waktu
               kerja paling lama delapan jam dalam satu hari dan 40 jam dalam satu pekan.

               "RUU ini membuka kemungkinan pekerja dipekerjakan tanpa batasan waktu yang
               jelas, sehingga kelebihan jam kerja setelah sehari bekerja delapan jam tidak
               dihitung lembur," tambah Iqbal.

               Oleh karena itu, KSPI menolak RUU Cipta Kerja karena dianggap merugikan buruh.
               KSPIjuga akan melakukan aksi besar-besaran selama draf RUU tersebut dibahas
               DPR.

               "Aksi ini tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah," demikian Said Iqbal.


























































                                                      Page 145 of 336.
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151