Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 144
"Saya kira mereka meminta dan diajak dialog adalah hal wajar. Seperti apanya nanti
kita liha lagi. Kan nanti komisi yang akan membahasnya," ujar Rachmat
menambahkan.
Sebelumnya, DPR secara resmi telah menerima surat presiden (surpres) beserta
draf rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law, Rabu (12/2). Ketua DPR Puan
Maharani menerima langsung draf RUU Omnibus Law dari Menteri Koordinator
(Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Dalam kesempatan ini pak menko dan para menteri menyampaikan bahwa
Omnibus Law Cipta Kerja akan terdiri dari 79 RUU, 15 bab, dengan 174 pasal yang
akan dibahas di DPR," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/2).
Puan menuturkan nantinya RUU Cipta Kerja akan melibatkan tujuh komisi dan
nantinya akan dijalankan melalui mekanisme yang ada di DPR. Mekanisme tersebut
antara lain bisa melalui baleg maupun pansus.
"Karena melibatkan tujuh komisi terkait untuk membahas 11 klaster yang terdiri dr
15 bab dan 174 pasal," ucapnya.
Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene sempat turut menemui buruh yang
menggelar aksi di DPR pada Rabu (12/2). Ia mengatakan, bila memang diberikan ke
Komisi IX DPR RI maka komisinya akan membedah secara rinci poin-poin, pasal
demi pasal yang termuat dalam draf RUU Cipta Kerja.
Ia berjanji akan memperjuangkan dan mengupayakan pasal kesejahteraan tenaga
kerja dalam RUU tersebut. "Pegang omongan kami di Komisi IX, kami akan
mengajak bapak ibu (buruh dan pekerja) diikutsertakan untuk melihat. Kami akan
menolak kalau itu ternyata merugikan," ujar Felly.
Page 143 of 336.

