Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 147

Title          RUU CIPTA KERJA, SPN: PHK DIPERMUDAH, PESANGON TAK JELAS
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      16 Februari 2020
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/20/02/16/q5sfrh377-ru u-cipta-kerja-
               Page/URL
                              spn-phk-dipermudah-pesangon-tak-jelas
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative













               JAKARTA -- Serikat Pekerja Nasional (SPN) menyatakan bahwa Omnibus Law
               Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja secara nyata mereduksi fungsi undang-
               undang ketenagakerjaan dalam melindungi para pekerja dalam negeri. Ketua Umum
               SPN, Joko Haryono pun menyatakan bahwa serikat pekerja sama sekali tidak
               dilibatkan dalam penyusunan RUU tersebut.

               Joko menegaskan, salinan draf resmi RUU Cipta Kerja yang telah diserahkan kepada
               Pimpinan DPR menunjukkan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh pemilik
               perusahaan terkesan lebih mudah. Sebab, pasal-pasal sanksi pidana terkait PHK
               sepihak dihapus.

               Mereka yang menjadi korban PHK memang dijanjikan pesangon oleh pemilik
               perusahaan. Namun, pesangon yang diberikan maksimal hanya 17 bulan gaji. Di sisi
               lain kewajiban perusahaan dalam memberikan pesangon pun tidak disertai dengan
               pasal sanksi perusahaan jika tidak membayarkan pesangon.

               "PHK dipermudah, pesangon tidak jelas. PHK menjadi pasti, tapi pesangon sebatas
               janji. Ini sama saja dengan membuat tidak adanya jaminan bagi pekerja," kata Joko
               dalam Konferensi Pers Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Jakarta, Ahad
               (16/2).

               Lebih lanjut, Joko menekankan bahwa RUU Cipta Kerja secara nyata telah
               menghilangkan fungsi job security, salary security , serta social security . Undang-
               Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 yang sejauh ini dinilai masih belum
               sesuai dengan kebutuhan para pekerja, pun masih lebih baik dibanding RUU Cipta
               Kerja. Menurut dia, munculnya RUU Cipta Kerja telah mulai menimbulkan
               kegaduhan di banyak perusahaan. Ia menyampaikan bahwa banyak laporan yang ia
               terima bahwa perusahaan-perusahaan memanfaatkan isu RUU Cipta Kerja untuk
               menawarkan PHK secara ilegal dengan alasan efisiensi.

               "Mereka ditawarkan pesangon tapi setengahnya. Ini ilegal. Ini berdasarkan laporan
               yang saya terima," ujarnya.






                                                      Page 146 of 336.
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152