Page 157 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 157

memiliki orientasi perlindungan.

               "Kalau dia (RUU) ada bicara tentang bisnis atau investasi maka secara bersamaan
               dia bicara perlindungan. Ini tidak bisa dipisah bahkan di seluruh dunia," kata dia.

               Said menjelaskan, di Organisasi Buruh Internasional (ILO) Perserikatan Bangsa-
               Bangsa (PBB), setiap berbicara tentang bisnis maka tidak akan pernah lepas dari
               persoalan perlindungan.

               Namun, kata dia, draf RUU Cipta Kerja justru sebaliknya.

               "Bicara investasi tapi salah satu klaster bicara tentang reduksi kesejahteraan bagi
               para buruh, bukan perlindungan. Jadi secara hukum internasional bertentangan dan
               saya yakin secara hukum nasional bertentangan," kata dia.

               KSPI sendiri mengungkapkan sembilan alasan mengapa mereka menolak Omnibus
               Law RUU Cipta Kerja.

               Kesembilan alasan itu adalah soal hilangnya upah minimum, hilangnya pesangon,
               penggunaan outsourcing yang bebas di semua jenis pekerjaan dan tak berbatas
               waktu.

               Kemudian jam kerja eksploitatif, penggunaan karyawan kontrak yang tidak terbatas,
               penggunaan tenaga kerja asing (TKA), PHK yang dipermudah, hilangnya jaminan
               sosial bagi pekerja buruh khususnya kesehatan dan pensiun, serta sanksi pidana
               terhadap perusahaan yang dihilangkan.








































                                                      Page 156 of 336.
   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162