Page 179 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 179

Pemerintah juga membuat blunder dengan menerbitkan Keputusan Menteri
               Koordinator Perekonomian Nomor 121 Tahun 2020 tentang tim pembahas omnibus
               law Cipta Kerja. Tim tersebut baru diketahui oleh beberapa serikat pekerja pada hari
               Selasa, 11 Februari 2020. Untuk apa dibentuk tim pembahasan jika faktanya draf
               omnibus law Cipta Kerja sudah diserahkan kepada DPR pada Rabu, 12 Februari
               2020? tanya Mirah Sumirat.

               "Ini adalah akal-akalan untuk mengesankan kepada publik seolah-olah Pemerintah
               sudah membahas bersama serikat pekerja padahal faktanya tidak pernah ada
               pembahasan bersama dengan kami," tegas Mirah Sumirat.

               Dari sisi isi draft RUU Cipta Kerja, justru semakin tidak memberikan perlindungan
               dan jaminan kesejahteraan pada pekerja. Hilangnya upah minimum, hilangnya
               pesangon, hilangnya hak dasar pekerja untuk mendapatkan cuti khusus, outsourcing
               yang diperluas, kontrak kerja yang merugikan, sampai hilangnya sanksi pidana bagi
               pengusaha nakal, semuanya membuktikan bahwa kekhawatiran serikat pekerja
               selama ini terbukti.

               "ASPEK Indonesia meminta DPR untuk berpihak penuh pada kepentingan rakyat dan
               tidak hanya menjadi "stempel" bagi kepentingan pemodal yang menggunakan
               tangan Pemerintah," tutup Mirah Sumirat.

















































                                                      Page 178 of 336.
   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184