Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 180
Title GERAM RUU CIPTAKER MERUGIKAN, SAID IQBAL: PEMERINTAH NGGAK ADA OTAKNYA
Media Name rmol.id
Pub. Date 16 Februari 2020
https://politik.rmol.id/read/2020/02/16/421722/geram-ruu-ciptaker-meru gikan-said-
Page/URL
iqbal-pemerintah-nggak-ada-otaknya
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak tegas Rancangan Undang-
undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang saat ini tengah dibahas DPR RI.
Adhie Massardi: Joke Menteri Jokowi Peringatakan Bahwa Omnibus Law Akan
Membuka Gerbang Virus Presiden KSPI, Said Iqbal, menyatakan kekecewaannya
atas langkah pemerintah yang tidak melibatkan para buruh dalam merumuskan RUU
tersebut.
"KSPI tidak bertanggung jawab satu pasal pun dalam RUU tersebut karena kami
tidak dilibatkan. Jadi kalau ada di situ ditemukan persetujuan KSPI, itu tidak benar,"
tegas Said saat melakukan konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat,
Minggu (16/2).
Dirinya menambahkan, Omnibus Law RUU Cipta Kerja bertentangan dengan UUD
1945. Sebab dalam undang-undang disebutkan, setiap warga negara berhak
mendapat pekerjaan yang layak dan memperoleh kesejahteraan.
Namun di RUU Ciptaker ini tidak mencerminkan hal itu. Untuk itu, Said menegaskan
KSPI akan terus memperjuangkan hak-hak buruh dan kaum pekerja.
"Draf RUU yang kemarin kami khawatirkan, saat ini terbukti merugikan. Disebutkan
bahwa PHK akan dipermudah, pemberlakuan outsourcing dan pekerja kontrak yang
dibebaskan untuk semua jenis pekerjaan," jelasnya.
"Prinsip kita menolak RUU Ciptaker ada tiga, pertama tidak ada job security , tidak
ada income security dan tidak ada jaminan sosial. Pemerintah nggak ada otaknya,"
pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO Tag: OMNIBUS LAW RUU CIPTKER KSPI SAID IQBAL.
Page 179 of 336.

