Page 251 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 251

Title          TKI ASAL MAGETAN DI HONG KONG MINTA BANTUAN MASKER LEWAT FACEBOOK
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      15 Februari 2020
                              https://regional.kompas.com/read/2020/02/15/08392521/tki-asal-magetan- di-hong-
               Page/URL
                              kong-minta-bantuan-masker-lewat-facebook
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               MAGETAN  , KOMPAS. com  - Sebuah unggahan di dalam media sosial Facebook
               yang disampaikan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal  Magetan  , Jawa Timur,
               mendapat banyak sorotan netizen.

                Buruh migran yang kini berada di Hong Kong tersebut meminta bantuan kepada
               Pemerintah Kabupaten Magetan, untuk mengirimkan masker, guna mencegah
               penularan  virus corona  . Dalam unggahan pada Jumat (14/2/2020), pukul 15:00
               WIB tersebut, pemilik akun Nurul Budiyanti mengatakan, buruh migran di Hong
               Kong asal Magetan, sedang kekurangan masker.  Permintaan bantuan itu mendapat
               beragam respons dari netizen.

                "Di sini, saat ini, dikarenakan kekurangan stok, kita meminta kepada Bupati selaku
               pemimpin penata kota kami apa kami salah?" tulis Nurul dalam akun Facebook
               miliknya.

                Hingga Sabtu pagi, unggahan tersebut telah mendapat 910 komentar dan
               ditanggapi 270 netizen. Sebagian justru mempertanyakan pertanggungjawaban
               majikan tempat mereka bekerja.  Sebagian lagi menyarankan agar para TKI
               menggunakan masker alternatif hingga membuat masker sendiri.

                Kemudian, sebagian lainnya memberi semangat dan berharap Pemerintah
               Kabupaten Magetan bisa membantu para buruh migran asal Magetan di Hong Kong
               tersebut.


                "Semoga cepat mendapat bantuan masker. Keadaan di sana sangat genting. Saya
               tahu di berbagai media cetak dan TV, korban sudah mencapai ribuan orang.
               Sungguh kasihan, enggak bisa bayangin kalau itu terjadi di negara ini," tulis pemilik
               akun Muhammad Albar Alghany Alghany.

                Saat dihubungi, Nurul Budiyanti mengatakan, di Hong Kong saat ini sulit mencari
               masker. Kemudian, sekalipun ada, harga masker sangat mahal.


                 Sulitnya mendapatkan masker juga terjadi akibat bantuan masker dari sejumlah
               pihak dan pemerintah daerah lainnya terkendala pengiriman ekspedisi, karena
               overload  pengiriman.

                "Bukan kami tidak sanggup membeli lantaran harga melejit, namun barang tersebut
               pun terbatas, mengingat  overload  -nya pengiriman," ujar Nurul saat dihubungi..





                                                      Page 250 of 336.
   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256