Page 249 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 249

Title          OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA, PENGUSAHA BISA PEKERJAKAN KARYAWAN MELEBIHI
                              KETENTUAN JAM KERJA
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      15 Februari 2020
               Page/URL       https://nasional.kompas.com/read/2020/02/15/08320551/omnibus-law-ruu-c ipta-kerja-
                              pengusaha-bisa-pekerjakan-karyawan-melebihi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               JAKARTA,  - Pemerintah membuka peluang bagi pengusaha untuk bisa
               mempekerjakan karyawan melebihi batas ketentuan waktu kerja.


                Hal ini berdasarkan penelusuran Kompas.com pada Jumat (14/2/2020) atas draf
               omnibus law  RUU Cipta Kerja yang resmi diserahkan pemerintah kepada DPR.

                Kompas.com telah mengonfirmasi perihal draf RUU Cipta Kerja itu ke sejumlah
               pimpinan Badan Legislasi DPR pada Kamis (13/2/2020).

                Adapun draf tersebut dibandingkan dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang
               Ketenagakerjaan khusus pada poin jam kerja yang tercantum pada pasal 77-78.

                Pada pasal 77 UU Nomor 13 Tahun 2003 dijelaskan empat poin.

                Keempatnya yakni kewajiban pengusaha melaksanakan ketentuan waktu kerja,
               ketentuan waktu kerja adalah 7 jam sehari untuk 6 hari kerja atau 8 jam sehari
               untuk 5 hari kerja, ketentuan waktu kerja selama 7 jam atau 8 jam tidak berlaku di
               sektor atau pekerjaan tertentu, serta adanya aturan khusus untuk mengatur sektor
               usaha atau pekerjaan tertentu.

                Sementara itu, pada draf RUU Cipta Kerja ketentuan pasal 77 diubah menjadi tiga
               poin aturan saja.

                Tiga poin itu sebagai berikut:  (1) Setiap Pengusaha wajib melaksanakan ketentuan
               waktu kerja.

                (2) Waktu kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 8 (delapan) jam
               1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu.

                (3) Pelaksanaan jam kerja bagi pekerja/buruh di perusahaan diatur dalam
               perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.

                Kemudian, draf RUU Cipta Kerja memasukkan satu pasal baru yang dinamai pasal
               77 A.

                Pasal ini mengatur tiga hal, salah satunya memperbolehkan pengusaha
               memberlakukan waktu kerja yang melebihi ketentuan pada pasal 77 ayat (2) dalam
               draf RUU Cipta Kerja.



                                                      Page 248 of 336.
   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254