Page 915 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 915
Judul Hak Cuti hingga Jam Kerja Dipersoalkan Buruh, Ini Tanggapan
Menaker
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/187360/34/hak-cuti-hingga-jam-
kerja-dipersoalkan-buruh-ini-tanggapan-menaker-1601964647
Jurnalis Michelle Natalia
Tanggal 2020-10-06 13:42:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Terdapat prinsip-prinsip umum yang dipatuhi dalam
penyusunan Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja, yang pertama, penyusunan ketentuan
klaster ketenagakerjaan memperhatikan hasil putusan Mahkamah Konstitusi atas uji materi UU
13/2003
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Syarat-syarat dan perlindungan hak bagi pekerja/buruh dalam
kegiatan Alih Daya (outsourcing) masih tetap dipertahankan. Bahkan RUU Cipta memasukkan
prinsip pengalihan perlindungan hak-hak bagi pekerja/buruh apabila terjadi pergantian
Perusahaan Alih Daya. Hal ini sesuai dengan amanat putusan Mahkamah Konstitusi No. 27/PUU-
IX/2011
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Ketentuan mengenai waktu kerja dan waktu istirahat tetap
diatur seperti UU eksisting (UU 13/2003) dan menambah ketentuan baru mengenai pengaturan
waktu kerja dan waktu istirahat pada sektor usaha dan pekerjaan tertentu. Hal ini untuk
mengakomodir tuntutan perlindungan pekerja/buruh pada bentuk-bentuk hubungan kerja dan
sektor tertentu yang di era ekonomi digital saat ini berkembang secara dinamis
Ringkasan
Menanggapi tujuh tuntutan dari aliansi buruh , mulai dari perjanjian kerja waktu tertentu
(PKWT) seumur hidup, outsourcing, penolakan jam kerja yang eksploitatif, hingga hak cuti,
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah membeberkan poin-poin positif yang
terangkum dalam Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja.
HAK CUTI HINGGA JAM KERJA DIPERSOALKAN BURUH, INI TANGGAPAN MENAKER
Menanggapi tujuh tuntutan dari aliansi buruh , mulai dari perjanjian kerja waktu tertentu
(PKWT) seumur hidup, outsourcing, penolakan jam kerja yang eksploitatif, hingga hak cuti,
914

