Page 916 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 916

Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)    Ida  Fauziyah  membeberkan  poin-poin  positif  yang
              terangkum dalam Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja.
              "Terdapat prinsip-prinsip umum yang dipatuhi dalam penyusunan Klaster Ketenagakerjaan RUU
              Cipta Kerja, yang pertama, penyusunan ketentuan klaster ketenagakerjaan memperhatikan hasil
              putusan  Mahkamah  Konstitusi  atas  uji  materi  UU  13/2003,"  ujar  Ida  di  Jakarta,  Selasa
              (6/10/2020).

              "Syarat-syarat dan perlindungan hak bagi pekerja/buruh dalam kegiatan Alih Daya (outsourcing)
              masih tetap dipertahankan. Bahkan RUU Cipta memasukkan prinsip pengalihan perlindungan
              hak-hak  bagi  pekerja/buruh  apabila  terjadi  pergantian  Perusahaan  Alih  Daya.  Hal  ini  sesuai
              dengan amanat putusan Mahkamah Konstitusi No. 27/PUU-IX/2011," jelas Ida.

              Di samping itu, dalam rangka pengawasan terhadap Perusahaan Alih Daya, RUU Cipta Kerja juga
              mengatur syarat-syarat perizinan terhadap Perusahaan Alih Daya yang terintegrasi dalam sistem
              Online Single Submission (OSS).
              "Ketentuan  mengenai  waktu  kerja  dan  waktu  istirahat  tetap  diatur  seperti  UU  eksisting  (UU
              13/2003) dan menambah ketentuan baru mengenai pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat
              pada sektor usaha dan pekerjaan tertentu. Hal ini untuk mengakomodir tuntutan perlindungan
              pekerja/buruh pada bentuk-bentuk hubungan kerja dan sektor tertentu yang di era ekonomi
              digital saat ini berkembang secara dinamis," paparnya.


















































                                                           915
   911   912   913   914   915   916   917   918   919   920   921