Page 968 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 968
Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Reuters, 35 investor mengungkapkan keprihatianan
mereka, termasuk "Meskipun kami menyadari perlunya reformasi hukum bisnis di Indonesia ,
kami memiliki keprihatinan tentang dampak negatif dari langkah-langkah perlindungan
lingkungan tertentu yang dipengaruhi oleh Omnibus Law Cipta Kerja," kata Peter van der Werf,
spesialis keterlibatan senior di Robeco, dalam sebuah pernyataan Seperti yang telah banyak
diketahui, koalisi Presiden RI Joko Widodo menguasi sekiranya 74 persen di kursi parlemen.
Sebanyak 7 fraksi setuju dengan RUU Cipta Kerja , yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem,
PAN, dan PPP.
Sedangkan 2 fraksi lainnya menolak, yakni PKS dan Demokrat.
Parlemen mengesahkan RUU yang menurut pemerintah diperlukan untuk memperbaiki iklim
investasi dan merampingkan peraturan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu.
Di sisi lain, sebuah koalisi yang terdiri dari 15 kelompok aktivs, termasuk serikat buruh, mengutuk
RUU tersebut hingga menyerukan pemogokan kerja.
Para investor mengatakan mereka khawatir undang-undang tersebut dapat menghambat upaya
untuk melindungi hutan Indonesia .
RUU Cipta Kerja dinilai akan merusak tindakan global untuk mengatasi hilangnya
keanekaragaman hayati dan memperlambat perubahan iklim.
Menurut mereka perubahan pada aturan yang ada dengan tujuan untuk meningkatkan investasi
asing justru memicu risiko tinggi pelanggaran standarisasi international.
"Mereka berisiko melanggar standar praktik terbaik internasional yang dimaksudkan untuk
mencegah konsekuensi berbahaya yang tidak diinginkan dari kegiatan bisnis yang dapat
menghalangi investor dari pasar Indonesia ," kata surat itu Dengan kekhawatiran atas
kerusakan lingkungan yang meningkat menjadi agenda investor, beberapa manajer aset mulai
mengambil sikap yang lebih publik dalam mendesak pemerintah di negara berkembang untuk
melindungi alam.
Serupa dengan kasus di Brazil pada Juli lalu, 29 investor memberikan peringatan pada
pemerintah.
Mereka menuntut pertemuan guna menyerukan kepada pemerintah sayap kanan Presiden Jair
Bolsonaro untuk menghentikan melonjaknya deforestasi di hutan hujan Amazon.***.
967

