Page 990 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 990
Judul Menaker Minta Serikat Pekerja Batalkan Aksi Mogok Kerja dan Tidak
Turun ke Jalan
Nama Media merdeka.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/menaker-minta-serikat-pekerja-
batalkan-aksi-mogok-kerja-dan-tidak-turun-ke-jalan.html
Jurnalis Sulaeman
Tanggal 2020-10-06 09:16:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Terkait rencana mogok nasional, saya
meminta agar dipikirkan lagi dengan tenang karena situasi jelas tidak memungkinkan untuk
turun ke jalan, untuk berkumpul. Pandemi Covid masih tinggi, masih belum ada vaksinnya
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sedapat mungkin aspirasi ini kami sertakan
menjadi bagian dari RUU ini. Pada saat yang sama kami juga menerima aspirasi dari berbagai
kalangan
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) tuturnya. Ida pun optimis bisa menemukan
titik keseimbangan atas penyelesaian polemik RUU Cipta Kerja itu. Pihaknya pun berkomitmen
melindungi yang telah bekerja dan memberi kesempatan kerja pada jutaan orang yang masih
menganggur, yang tak punya penghasilan dan kebanggaan. Tidak mudah memang, tapi kami
perjuangkan dengan sebaik-baiknya. Saya paham ada di antara teman-teman yang kecewa atau
belum puas. Saya menerima dan mengerti. Ingatlah, hati saya bersama kalian dan bersama
mereka yang masih menganggur
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meminta kepada serikat pekerja buruh di seluruh
Indonesia untuk tidak melakukan aksi mogok kerja nasional pada 5-6 Oktober mendatang.
Terlebih di tengah pandemi Covid-19.
MENAKER MINTA SERIKAT PEKERJA BATALKAN AKSI MOGOK KERJA DAN TIDAK
TURUN KE JALAN
Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meminta kepada serikat pekerja buruh
di seluruh Indonesia untuk tidak melakukan aksi mogok kerja nasional pada 5-6 Oktober
mendatang. Terlebih di tengah pandemi Covid-19.
989

