Page 991 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 991
"Terkait rencana mogok nasional, saya meminta agar dipikirkan lagi dengan tenang karena
situasi jelas tidak memungkinkan untuk turun ke jalan, untuk berkumpul. Pandemi Covid masih
tinggi, masih belum ada vaksinnya," ujar Ida dalam Surat Terbukanya kepada Serikat pekerja,
ditulis Selasa (6/10).
Ida mengatakan, sejak awal 2020 pihaknya telah mulai berdialog tentang RUU Cipta Kerja, baik
secara formal melalui lembaga Tripartit, maupun secara informal. Sehingga aspirasi pekerja
dipastikan telah diakomodir dengan baik oleh pemerintah.
"Sedapat mungkin aspirasi ini kami sertakan menjadi bagian dari RUU ini. Pada saat yang sama
kami juga menerima aspirasi dari berbagai kalangan," ucapnya.
Kemudian, dia meminta Serikat Pekerja untuk membaca secara utuh atas isi RUU Cipta Kerja.
Mengingat dia menilai banyak aspirasi dari buruh telah di realisasikan dalam Undang-Undang
yang baru disahkan ini.
"Pertimbangkan ulang rencana mogok itu.
Berisiko Bagi Keselamatan Buruh Dia menambahkan, aksi turun ke jalan juga dinilai dapat
berisiko bagi keselamatan buruh dan kesehatan keluarga di rumah. Sehingga Ida meminta
penolakan atas RUU Cipta Kerja bisa diselesaikan melalui dialog.
"Jangan ambil resiko membahayakan nyawa kalian, istri, suami dan anak-anak di rumah. Mereka
wajib kita jaga agar tetap sehat. Saya mengajak kita kembali duduk bareng dengan semangat
untuk melindungi yang sedang bekerja dan memberi pekerjaan bagi yang masih nganggur. Saya
dengan antusias menunggu kehadiran teman-teman di meja dialog, bukan di jalanan," tuturnya.
Ida pun optimis bisa menemukan titik keseimbangan atas penyelesaian polemik RUU Cipta Kerja
itu. Pihaknya pun berkomitmen melindungi yang telah bekerja dan memberi kesempatan kerja
pada jutaan orang yang masih menganggur, yang tak punya penghasilan dan kebanggaan.
Tidak mudah memang, tapi kami perjuangkan dengan sebaik-baiknya. Saya paham ada di antara
teman-teman yang kecewa atau belum puas. Saya menerima dan mengerti. Ingatlah, hati saya
bersama kalian dan bersama mereka yang masih menganggur," tukasnya.
[idr]
990

