Page 993 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 993
Kahar menyebutkan, mogok nasional yang mulai dilakukan hari ini diperkirakan akan dilakukan
oleh kurang lebih 2 juta buruh yang tersebar di Indonesia. "Perkiraan awal 2 juta buruh
(melakukan mogok nasional)," ujar Kahar.
Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, 32 federasi dan konfederasi serikat buruh
dan beberapa federasi serikat buruh lainnya siap bergabung dalam unjuk rasa serempak secara
nasional tanggal 6-8 Oktober 2020 yang diberi nama mogok nasional.
Said Iqbal menyatakan, mogok nasional ini dilakukan sesuai dengan UU No 9 Tahun 1998
tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan UU No 21 Tahun 2000
khususnya Pasal 4 yang menyebutkan, fungsi serikat pekerja salah satunya adalah
merencanakan dan melaksanakan pemogokan."Selain itu, dasar hukum mogok nasional yang
akan kami lakukan adalah UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No 12 tahun 2005 tentang
Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik," ujar Said Iqbal.
Lebih lanjut dia menjelaskan, mogok nasional ini akan diikuti 2 juta buruh (sebelumnya
direncanakan sebelumnya adalah 5 juta buruh). Dua juta buruh yang mengikuti nasional tersebut
meliputi sektor industi seperti kimia, energi, pertambangan, tekstil, garmen, sepatu, otomotif
dan komponen, elektronik dan komponen, industri besi dan baja, farmasi dan kesehatan,
percetakan dan penerbitan, industri pariwisata, industri semen, telekomunikasi, pekerja
transportasi, pekerja pelabuhan, logistik, perbankan, dan lain-lain.
Adapun sebaran wilayah 2 juta buruh yang akan ikut mogok nasional antara lain Jakarta, Bogor,
Depok, Tengerang Raya, Serang, Cilegon, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Cirebon,
Bandung Raya, Semarang, Kendal, Jepara, Yogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto,
dan Pasuruan.
Berikutnya adalah Aceh, Padang, Solok, Medan, Deli Serdang, Sedang Bedagai, Batam, Bintan,
Karimun, Muko-Muko, Bengkulu, Pekanbaru, Palembang, Bandar Lampung, dan Lampung
Selatan.
Selain itu, mogok nasional juga akan dilakukan di Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda,
Mataram, Lombok, Ambon, Makasar, Gorontalo, Manadao, Bitung, Kendari, Morowali, Papua,
dan Papua Barat.
992

