Page 711 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 711

Menurut Setiawan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil turut bersimpati dan berempati terhadap hal
              ini karena rumus-rumus di dalam perhitungan dikeluarkannya UMK ini didasarkan kepada PP dan
              tidak diberikan ruang terhadap diskresi daerah untuk menetapkan lebih dari itu.

              “Terkait dengan putusan MK, menyatakan bahwa pemerintah harus memperbaiki peraturan ini
              di  dalam  dua  tahun.  Namun  demikian  selama  dua  tahun  ini  seluruh  peraturan  yang  terkait
              dengan  UU  Cipta  Kerja  dan  seluruh  turunannya  masih  tetap  berlaku  termasuk  PP  36  yang
              mendasari terkait dengan perhitungan UMK ini,” tuturnya.

              Setiawan menegaskan bahwa tugas gubernur hanya menetapkan terkait dengan UMK ini dan
              gubernur  tidak  dapat  merevisi  bahkan  mengoreksi  terkait  dengan  rekomendasi  yang  telah
              disampaikan oleh seluruh bupati/wali kota.

              “Oleh karena itu, surat rekomendasi yang disampaikan oleh bupati/wali kota yang saat ini sudah
              seluruhnya sesuai dengan PP 36, kemudian gubernur menetapkan hal tersebut,” ujarnya.

              Setiawan mengharapkan, untuk ke depannya pihaknya merekomendasikan kepada pemerintah
              pusat agar dapat melibatkan pemerintah daerah lebih jauh khususnya di dalam penghitungan
              UMK ini.

              “Karena  kita  tahu  kondisi  ekonomi  dan  dinamika  antara  daerah  satu  dengan  daerah  lainnya
              sangat bervariasi. Oleh karena itu kami sangat berharap, bahwa pelibatan pemerintah daerah di
              masa yang akan datang bisa terlibat lebih jauh,” tuturnya.

              (*)













































                                                           710
   706   707   708   709   710   711   712   713   714   715   716