Page 715 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 715
Dalam keputusan tersebut, Kota Semarang menjadi daerah dengan UMK tertinggi yaitu sebesar
Rp2.835.021,29. Sedangkan Kabupaten Banjarnegara menjadi daerah dengan UMK terendah
yaitu sebesar Rp1.819.835,17.
Namun begitu, Gubernur menegaskan bahwa upah minimum yang disahkan adalah batas
terendah upah bagi pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun. Sedangkan bagi pekerja di
atas 1 tahun atau lebih dihitung melalui Struktur dan Skala Upah (SUSU) dengan memperhatikan
minimal inflasi sebesar 1,28% dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97 persen.
Sebagai simulasi penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja > 1 tahun
minimal penambahan upahnya Rp63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar
Rp40.946,29.
"Kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam SK agar menjadi
perhatian semuanya. Untuk perusahaan-perusahaan yang tidak terdampak pandemi COVID-19
tentunya kenaikannnya di atas angka tersebut. Beberapa perusahaan besar juga telah
menyatakan kesanggupan untuk memberikan kenaikan upah lebih dari 10 persen bahkan 15
persen," kata Ganjar hari ini, Rabu 1 Desember 2021.
Untuk memberikan kepastian besaran upah bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 tahun,
lanjutnya, Pemprov Jateng hari ini juga mengeluarkan Surat Edaran No. 561/0016770 tentang
Struktur dan Skala Upah di Perusahaan Tahun 2022 ditujukan kepada Bupati/Wali Kota dan
pimpinan perusahaan se Jawa Tengah. Surat edaran ini dimaksudkan memberikan kepastian
hukum bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih.
SE tersebut menginstruksikan agar Bupati/Wali Kota memastikan perusahaan menyusun SUSU
dengan menugaskan dinas tenaga kerja melakukan pendampingan dan pemantauan. Sedangkan
kepada pengusaha diwajibkan menyampaikan hasil penyusunan SUSU kepada Dinas Tenaga
Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah melalui dinas yang membidangi ketenagakerjaan
Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 31 Desember 2021 dalam bentuk surat pernyataan.
“Pekerja yang baru masuk bekerja tentunya akan menerima upah yang besarannya berbeda
dengan pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun, hal ini untuk memberikan rasa keadilan
bagi pekerja sekaligus penghargaan atas pengabdian dari para pekerja kepada perusahaannya,”
tegas Ganjar. Berikut daftar daftar lengkap UMK di masing-masing 35 kabupaten/kota di Provinsi
Jateng Tahun 2022.
Kabupaten Cilacap: Rp2.230.731,50 Kabupaten Banyumas: Rp1.983.261,84 Kabupaten
Purbalingga: Rp1.996.814,94 Kabupaten Banjarnegara: Rp1.819.835,17 Kabupaten Kebumen:
Rp1.906.781,84 Kabupaten Purworejo: Rp1.911.850,80 Kabupaten Wonosobo: Rp1.931.285,33
Kabupaten Magelang: Rp2.081.807,18 Kabupaten Boyolali: Rp2.010.299,30 Kabupaten Klaten:
Rp2.015.623,36 Kabupaten Sukoharjo: Rp1.998.153,18 Kabupaten Wonogiri: Rp1.839.043,99
Kabupaten Karanganyar: Rp2.064.313,20 Kabupaten Sragen: Rp1.839.429,56 Kabupaten
Grobogan: Rp1.894.032,10 Kabupaten Blora: Rp1.904.196,69 Kabupaten Rembang:
Rp1.874.322,05 Kabupaten Pati: Rp1.968.339,04 Kabupaten Kudus: Rp2.293.058,26 Kabupaten
Jepara: Rp2.108.403,11 Kabupaten Demak: Rp2.513.005,89 Kabupaten Semarang:
Rp2.311.254,15 Kabupaten Temanggung: Rp1.887.832,11 Kabupaten Kendal: Rp2.340.312,28
Kabupaten Batang: Rp2.132.535,02 Kabupaten Pekalongan: Rp2.094.646,19 Kabupaten
Pemalang: Rp1.940.890,41 Kabupaten Tegal: Rp1.968.446,34 Kabupaten Brebes:
Rp1.885.019,39 Kota Magelang: Rp1.935.913,27 Kota Surakarta: Rp2.035.720,17 Kota Salatiga:
Rp2.128.523,19 Kota Semarang: Rp2.835.021,29 Kota Pekalongan: Rp2.156.213,77 Kota Tegal:
Rp2.005.930,52. Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne
714

