Page 79 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 79

Diungkapkan  Ahmad  Supriyadi,  SK  Gubernur  mengenai  pengupahan  tersebut  seharusnya
              merujuk  kepada  hasil  kesepakatan  LKS  Tripartit  Provinsi  Banten  pada  tanggal  29  November
              2021.

              Di mana dalam hasil kesepakatan itu telah menyetujui bahwa kenaikan UMK tahun 2022 itu
              sebesar 5,4 persen.

              Untuk itu, karena dianggap tidak sesuai dengan hasil kesepakatan sebelumnya, Ahmad Supriyadi
              pun menuturkan pihaknya tegas menolak dan menuntut SK Gubernur Banten tentang UMK 2022
              itu untuk direvisi.

              "Kami tegas menolak dan menuntut Gubernur Banten untuk merevisi SK UMK (Kabupaten atau
              Kota) tahun 2022, di mana revisi merujuk pada pokok pikiran yang dirumuskan LKS Tripartit
              yaitu kenaikan upah sebesar 5,4 persen," paparnya.

              Lebih lanjut, ia pun mengatakan bahwa SK Gubernur masih berdasar kepada PP No.36/2021
              tentang Pengupahan sebagai aturan turunan dari UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja yang dalam
              amar putusan MK telah dinyatakan sebagai UU inkonstitusional bersyarat, dengan kata lain UU
              tersebut belum merujuk pada konstitusi dan UUD 1945.

              "Seharusnya  pemerintah  dalam  pengambilan  kebijakan  berlaku  cermat  dan  peka,  bahwa
              terdapat  dalam  putusan  MK  amar  ke-7  agar  menangguhkan  pemberlakuan  peraturan  yang
              sifatnya strategis dan berdampak luas," katanya.

              Dalam  pernyataan  itu,  ia  pun  menyatakan  jika  tuntutan  tersebut  tidak  direalisasikan,  maka
              pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran hingga mengancam untuk aksi mogok kerja secara
              serentak.

              "Pada  6  Desember  2021,  kita  lakukkan  aksi  besar-besaran  depan  kantor  Gubernur  Banten,
              apabila cara tersebut tidak berhasil, kita akan lakukan Mogok kerja secara serentak yang dimulai
              pada 21 sampai 23 Desember 2021," pungkasnya.***.



































                                                           78
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84