Page 75 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 75

Karena itu, kata Riza, pihaknya mengirimkan surat kepada Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
              untuk meninjau kembali formula UMP DKI Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menunggu
              jawaban dari Menaker.

              "Kita  masih  menunggu,  kami  yakin  pemerintah  akan  bijak  karena  mengetahui,  karena  tidak
              mungkin besaran dari pada kenaikan upah lebih kecil dari inflasi yang ada," ungkap Riza.

              Syarat lain, kata Riza, adalah kesepakatan di dewan pengupahan DKI Jakarta yang terdiri dari
              serikat buruh, serikat pengusaha, unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Jika regulasinya bisa
              diubah dan dewan pengupahan juga sepakat, maka revisi UMP 2022 bisa dilakukan.

              "Harus  dicarikan  solusinya  kalau  ingin  dinaikan  selain  mendapat  persetujuan  dewan
              pengupahan, pihak pemerintah, pengusaha dan buruh tetapi juga formulanya harus diperbaiki,"
              tandas dia.

              Karena itu, Riza meminta para buruh bersabar dan bisa memahami situasi yang ada. Pemprov
              DKI, kata dia, akan mengambil keputusan yang bijak dan adil untuk semua, tetapi dengan cara
              yang benar.

              "Jadi kami memahami keprihatinan, harapan dan keinginan para buruh. tetapi mohon juga buruh
              juga memahami dan bersabar karena kami Pemprov itu terbentur dengan aturan regulasi yang
              ada, yang harus kami patuh dan taat administrasinya juga harus benar," pungkas Riza.

















































                                                           74
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80