Page 82 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 82

Judul               Keputusan Gubernur Jabar Lukai Buruh
                Nama Media          Radar Bandung
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg7
                Jurnalis            Fik
                Tanggal             2021-12-02 06:16:00
                Ukuran              460x256mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 149.500.000

                News Value          Rp 747.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif




              KEPUTUSAN GUBERNUR JABAR LUKAI BURUH
              Gubernur  Jawa  Barat,  Ridwan  Kamil  telah  mengeluarkan  Keputusan  Gubernur  Jawa  Barat
              Nomor:  561/  Kep.732-Kesra/  2021  Tanggal  30  November  2021  tentang  Upah  Minimum
              Kabupaten/ Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

              Berdasarkan surat keputusan tersebut, UMK Kabupaten Bandung tidak mengalami kenaikan yaitu
              sebesar Rp 3.241.929. Keputusan tersebut dinilai menyakiti hati buruh yang ada di Kabupaten
              Bandung. Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung, Uben Yunara
              menilai Gubernur Jawa Barat tidak berpihak kepada para buruh.
              Kata Uben, apa yang ditetapkan oleh gubernur itu sangat menyakiti dan melukai hati para buruh
              di Kabupaten Bandung. “Sudah jelas-jelas pak bupati merekomendasikan 10 persen, kenyataan
              dari  gubernur  menetapkannya  seperti  itu,  jadi  jauh  dari  harapan  para  buruh  Kabupaten
              Bandung,” ujar Uben saat dihubungi Radar Bandung, Rabu (1/12).
              Saat ini, Uben mengaku tengah melakukan konsolidasi dan selanjutnya akan menyampaikan
              hasil  konsolidasi  tersebut  kepada  pimpinan  daerah  dan  pimpinan  pusat.  SPSI  Kabupaten
              Bandung  sendiri  memiliki  92  ribu  anggota.  Kata  Uben,  kondisi  saat  ini  jangan  sampai  terus
              berlarut- larut dan dikhawatirkan tahun depan kondisi serupa terulang kembali.

              “Saat ini semua buruh itu sangat marah, cuman kan jangan membabi buta sehingga banyak
              merugikan semua pihak, kita nanti akan menyampaikannya secara elegan. Yang jelas bahwa
              persoalan  ketenagakerjaan  itu  bukan  semata-mata  pak  gubernur  saja  tapi  semua  harus
              dilibatkan termasuk para buruh.

              Ya kalau upah buruh tidak baik, maka pak gubernur mungkin punya formula lain, seperti barang-
              barang  sembako  tidak  naik,”  jelas  Uben.  Sementara  itu,  Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan
              (Disnaker)  Kabupaten  Bandung,  Rukmana  mengatakan  dengan  adanya  Keputusan  Gubernur
              Jawa  Barat  tentang  UMP  tersebut,  pada  akhirnya  membuat  semua  kabupaten/kota  harus
              mengikuti apa yang sudah menjadi ketentuan. “Iyah wajib itu mah (diikuti).

              Siapa lagi yang harus kita ikuti sebagai dasar payung hukum,” ujar Rukmana saat dihubungi
              Radar Bandung, Rabu (1/11). Berkaitan dengan upah tersebut, Rukmana menjelaskan, pertama



                                                           81
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87