Page 811 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 811
Judul UMK Palembang 2022 Naik Rp19 Ribu, KSBSI: Kami Menolak
Nama Media gatra.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.gatra.com/detail/news/529965/sumbagsel/umk-
palembang-2022-naik-rp19-ribu-ksbsi-kami-menolak
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-01 10:08:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Ali Hanafiah (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI)) Tapi dalam usulan
UMK itu. Kami (sebagai perwakilan buruh) menolak. Kami tidak menandatanganinya
negative - Ali Hanafiah (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI)) Menanggapi
usulan ini, kami dari KSBSI akan melakukan aksi penolakan
positive - Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan) Sudah ada keputusan dari rapat bersama
Dewan Pengupahan. Hasilnya juga sudah dilaporkan kepada Wali Kota Palembang dan akan
diteruskan kepada Gubernur Sumsel
neutral - Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan) Sekarang masih menunggu Surat
Keputusan Gubernur Sumsel
neutral - Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan) Jadi, kami akan diskusi secara khusus dulu
atas pengajuan dari buruh ini, baik diskusi kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian
Ketenagakerjaan RI dan Kemendagri RI. Selama ini belum ditetapkan di kabupten dan kota, saya
pikir masih memakai aturan yang diberlakukan kemarin
Ringkasan
Upah Minimum Kota (UMK) Palembang tahun 2022 telah ditetapkan Dinas Ketenagakerjaan Kota
Palembang bersama sejumlah anggota Dewan Pengupahan kota setempat, sebesar
Rp3.289.409. Jumlah tersebut naik Rp19 ribu dibanding tahun ini. Dewan Pengupahan
Palembang dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Ali Hanafiah, mengatakan
hasil rapat UMK terdapat kenaikan sebesar 0,56 persen atau Rp19.409. Sehingga usulan UMK
Palembang tahun depan itu sebesar Rp3.298.409.
810

