Page 99 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MARET 2020
P. 99
Title DARMI BERSAUDARA (KAYU) HARAP OMNIBUS LAW BISA JADI WIN-WIN SOLUTION
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 03 Maret 2020
https://industri.kontan.co.id/news/darmi-bersaudara-kayu-harap-omnibus -law-bisa-jadi-
Page/URL
win-win-solution
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Perusahaan penjualan (trading) kayu log dan produk kayu setengah jadi, PT Darmi
Bersaudara Tbk terus mengkaji perkembangan yang terjadi dalam pembahasan draf
Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Perseroan berharap hasil akhir
pembahasan RUU Cipta Kerja bisa menjadi win-win solution bagi semua pihak.
"Perdebatan soal perhitungan upah, tunjangan dan lain-lain tentunya perlu waktu
untuk menemukan titik temu, kami tunggu saja apa ada revisi-revisi lagi di poin
yang dperdebatkan selama ini," ucap Direktur Independen PT Darmi Bersaudara
Tbk, Lie Kurniawan kepada Kontan.co.id (3/3).
Seperti diketahui, RUU berkonsep sapu jagad yang lebih dikenal dengan sebutan
Omnibus Law Cipta Kerja ini memang sempat mendapat penolakan menuai
kontroversi.
Mengutip pemberitaan Kontan.co.id, Senin (2/3), Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI) diketahui telah menyatakan penolakan terhadap beleid ini.
Alasannya, beleid tersebut dinilai cenderung lebih menguntungkan pengusaha
ketimbang kaum buruh.
Sebagai informasi, RUU Cipta Kerja merombak berbagai aturan undang-undang di
berbagai sektor yang telah berlaku sebelumnya, termasuk di antaranya sektor
kehutanan yang memang lekat dengan kegiatan pelaku usaha industri kayu.
Pada sektor kehutanan, draf RUU Cipta Kerja yang masuk ke parlemen pada 12
Februari 2020 lalu ini merombak dan menghapus sejumlah pasal yang ada di dalam
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Page 98 of 112.

