Page 430 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 430
Judul UMP Riau 2022 Naik Hanya Rp50 Ribu
Nama Media Metro Riau
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg1&7
Jurnalis rvo
Tanggal 2021-11-17 12:37:00
Ukuran 279x308mmk
Warna Warna
AD Value Rp 68.355.000
News Value Rp 683.550.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau bersama Dewan Pengupahan
menyepakati upah minimum provinsi (UMP) 2022 naik hanya sebesar 1,7 persen dari UMP 2021.
Dengan demikian, UMP Riau 2022 sebesar Rp2.938.564 atau naik Rp50.000 dari UMP tahun ini
vang sebesar Rp2.888.563.
UMP RIAU 2022 NAIK HANYA RP50 RIBU
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau bersama Dewan Pengupahan
menyepakati upah minimum provinsi (UMP) 2022 naik hanya sebesar 1,7 persen dari UMP 2021.
Dengan demikian, UMP Riau 2022 sebesar Rp2.938.564 atau naik Rp50.000 dari UMP tahun ini
vang sebesar Rp2.888.563.
Kesepakatan itu didapat setelah Disnakertrans Riau mengadakan rapat bersama Dewan
Pengupahan pada Senin (15/11). Kepala Disnakertrans Riau Jonli mengatakan, rapat bersama
Dewan Pengupahan itu untuk memastikan kenaikan UMP Riau 2022 sebesar 1,7 persen dari
2021.
Menurut Jonli, pihaknya telah mendalami kenaikan UMP 1,7 persen tersebut berdasarkan
indikator-indikator selama masa pandemi Covid-19.
"Jadi kami bersama Dewan Pengupahan sudah sepakat, UMP Riau 2022 naik 1,7 persen.
Selanjutnya kita akan bahas dan menentukan formula dalam menetapkan UMP Riau yang mulai
berlaku tahun 2022, ini berdasarkan indikator ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan aspek
tenaga kerja," ujar Jonli seperti dikutip dari mediacenter.riau.go.id, Selasa (16/11).
"Selanjutnya, setelah kesepakatan UMP Riau 2022 sebesar Rp2.938.564 atau naik Rp50.000
dibanding tahun ini sebesar Rp2.888.563, akan kita sampaikan ke Gubernur Riau dan akan
ditetapkan oleh Gubernur Riau menjadi UMP Riau tahun 2022," sambungnya.
Dijelaskan Jonli, sebelum UMP diteken oleh Gubernur Riau, pihaknya terlebih dulu akan
mendengarkan pengarahan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah
429

