Page 154 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 SEPTEMBER 2019
P. 154
Title RAMAI-RAMAI TURUN KE JALAN, APA YANG DITUNTUT MAHASISWA?
Media Name kompas.com
Pub. Date 24 September 2019
https://nasional.kompas.com/read/2019/09/24/15440851/ramai-ramai-turun -ke-jalan-
Page/URL
apa-yang-dituntut-mahasiswa
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung Senin (23/9/2019) masih berlanjut
hingga Selasa (24/9/2019).
Kemarin, mahasiswa di Yogyakarta membuat gerakan #GejayanMemanggil untuk
mengumpulkan mahasiswa di Jalan Gejayan, Yogyakarta.
Aksi serupa digelar di beberapa daerah lain, seperti di Malang dan di depan Gedung
DPR/MPR, Jakarta.
Hari ini, aksi kembali digelar di depan gedung Parlemen. Jumlah massa pun kian
banyak karena mahasiswa dari sejumlah daerah akan merapat ke Jakarta.
Dengan mengusung tagar #ReformasiDikorupsi, secara garis besar tuntutan mereka
sama.
Mahasiswa meminta Presiden Joko Widodo membatalkan Revisi Undang-Undang
Komisi Pemberantasan Korupsi (revisi UU KPK) dan Rancangan Kitab Undang-
Undang Hukum Pidana (RKUHP).
Protes juga disuarakan terhadap RUU Pertanahan dan RUU Pemasyarakatan.
Sejumlah RUU tersebut dianggap tak sesuai dengan amanat reformasi.
Untuk aksi di DPR, ada empat poin tuntutan mahasiswa:
Pertama, merestorasi upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Kedua, merestorasi demokrasi, hak rakyat untuk berpendapat, penghormatan
perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia, dan keterlibatan rakyat dalam
proses pengambilan kebijakan.
Ketiga, merestorasi perlindungan sumber daya alam, pelaksanaan reforma agraria
dan tenaga kerja dari ekonomi yang eksploitatif.
Keempat, merestorasi kesatuan bangsa dan negara dengan penghapusan
diskriminasi antaretnis, pemerataan ekonomi, dan perlindungan bagi perempuan.
Tuntutan yang lebih spesifik disampaikan dalam aksi di Gejayan. Setidaknya ada
tujuh poin yang mereka dorong:
1. Mendesak adanya penundaan untuk melakukan pembahasan ulang terhadap
pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP.
Page 153 of 165.

