Page 143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 143

Title          MENAKER MINTA BURUH DAN PENGUSAHA PATUHI KENAIKAN UMP 8,51% DI 2020
               Media Name     kabarbisnis.com
               Pub. Date      19 Oktober 2019
                              https://kabarbisnis.com/read/2895245/menaker-minta-buruh-dan-pengusaha -patuhi-
               Page/URL
                              kenaikan-ump-8-51-di-2020
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan, kenaikan Upah
               Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51% harus bisa diterima oleh kalangan
               buruh dan pengusaha. Dia menegaskan, kenaikan UMP tahun depan sudah diatur
               oleh Undang-undang (UU) dimana berlaku untuk 34 provinsi di Indonesia.

               "Jadi menurut saya ini harus diterima oleh semua pihak. Buruh pun kalau ditanya
               puas terhadap kenaikan UMP jangan bilangnya enggak, kita harus menerima dan
               mentaati," ujar Menaker Hanif Dhakiri di Jakarta, Jumat (18/10/2019).


               Dia menambahkan, buruh dan pengusaha harus menghormati ketetapan kenaikan
               UMP 2020 yang akan ditetapkan oleh masing-masing Gubernur per 1 November
               2019 nanti. "UU juga memberikan ruang bagi pengusaha bila tak kuat memberikan
               UMP, maka bisa mengajukan penangguhan. Asalkan jangan sampai tak memberikan
               upah di bawah UMP karena ancamannya pidana," jelasnya.

               Langkah ini terang Menaker, untuk memberikan kepastian kepada dunia usaha agar
               bisa memprediksi jauh-jauh hari soal kenaikan upah. Selain itu pekerja juga punya
               kepastian soal berapa kenaikan upah yang akan mereka terima. "So far jalan. Kalau
               nggak kuat bisa mengajukan penangguhan upah. Kan itu mekanisme yang ada.
               Kalau nggak bayar kaya gitu, nggak bisa," tandasnya.

               Sebagai informasi, terdapat 7 provinsi yang harus menyesuaikan UMP sama dengan
               KHL, yaitu Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur,
               pua Barat, Maluku, Maluku Utara.

               Berdasarkan Pasal 63 PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, bagi daerah yang
               upah minimumnya pada 2015 masih di bawah nilai kebutuhan hidup layak (KHL),
               wajib menyesuaikan upah minimumnya sama dengan KHL paling lambat pada
               penetapan upah minimum 2020. Jadi bisa saja 7 provinsi itu kenaikan upahnya
               bukan 8,51%.

               Berikut perkiraan rata-rata UMP 2020 di 34 Provinsi:

               1. Nangroe Aceh Darussalam dari Rp 2.916.810 jadi Rp 3.165.030

               2. Sumatera Utara dari Rp 2.303.403 jadi Rp 2.499.422

               3. Sumatera Barat dari Rp 2.289.228 jadi Rp 2.484.041
               4. Sumatera Selatan dari Rp 2.804.453 jadi Rp 3.043.111

               5. Riau dari Rp 2.662.025 jadi Rp 2.888.563



                                                      Page 142 of 329.
   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148