Page 207 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 207
Title SUDAH 15 TAHUN, TKW ASAL INDRAMAYU TAK ADA KABAR DI OMAN
Media Name republika.co.id
Pub. Date 18 Oktober 2019
https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/19/10/18/pzjk7k5518 000-sudah-15-
Page/URL
tahun-tkw-asal-indramayu-tak-ada-kabar-di-oman
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Muyasiroh
binti Ruslani (30), hilang kontak dengan keluarganya selama 15 tahun selama
bekerja di Muscat, Oman.
Muyasiroh merupakan warga Blok Panggang, RT 004/002, Desa Dukuhjati,
Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
Ayah Muyasiroh, Ruslani mengungkapkan, sejak bekerja di luar negeri, pihak
keluarga kehilangan kontak dan tak dapat mengetahui kondisi sang anak. "Kami
khawatir, sudah 15 tahun tak ada kabar berita dari anak saya, apakah dia sehat
atau tidak," ungkapnya.
Muyasiroh berangkat ke Oman setelah diajak seorang sponsor bernama Udin, warga
Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, sekitar September
2004.
Ketika itu, imbuhnya, Muyasiroh baru berusia 15 tahun dan belum lulus sekolah
menengah pertama (SMP).
Pada 4 Oktober 2004, Muyasiroh diterbangkan ke Oman setelah sempat mengikuti
proses di tanah air selama lebih dari sebulan.
Perempuan itu diketahui berangkat melalui salah satu pengerah jasa PMI di Bukit
Duri, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sementara, ibu kandung Muyasiroh, Masroti menambahkan, sang anak bekerja
sebagai pembantu rumah tangga di Oman.
Majikannya diketahui pasangan suami istri, Habib dan Sangadah, yang beralamat di
Sultanate of Oman, PO Box 4, ZlP Code 420, Mudhaibi, Muscat.
Selama 15 tahun tak bersua dan mendengar kabar, Masroti pun mengaku
merindukan sang anak.
"Saya kangen sekali, setiap selesai salat, saya berdoa meminta kepada Allah SWT
supaya bisa ketemu lagi anak saya," ungkapnya.
Page 206 of 329.

