Page 286 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 286
penangguhan kenaikan UMP sesuai dengan aturan yang ada.
"Kita berharap, agar teman-teman serikat pekerja juga mengerti akan kondisi
ekonomi saat ini. Sehingga tidak meminta kenaikan UMP yang berlebihan. Apalagi
melakukan aksi demo yang mengganggu iklim bisnis dan investasi," terang Sarman
Simanjorang.
Ditambah lagi, lanjut Sarman Simanjorang, di era revolusi 4.0, perkembangan
teknologi akan mewarnai berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan kepada konsumen.
Pengusaha harus fokus pada perbaikan sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja.
"Polemik kenaikan UMP, sudah saatnya kita hentikan. Lebih baik kita fokus
bagaimana agar SDM tenaga kerja kita lebih berdaya saing. Instrumennya adalah
bagaimana kita punya tenaga kerja yang produktif, memiliki skill, kompetensi dan
sertifikasi," ungkap Sarman Simanjorang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja, lanjutnya, dalam program lima tahun kedepan
juga akan fokus pada peningkatan SDM, termasuk tenaga kerja. Mengingat pada
tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi.
"Ini yang kita harapkan ditangkap oleh pengurus serikat pekerja dan serikat buruh.
Untuk membuat program yang nyata dan mensinergikan dengan program
pemerintah. Bagaimana agar SDM tenaga kerja semakin baik, produktivitas semakin
naik dengan skil dan kompetensi yang lebih mumpuni," papar anggota Dewan
Pengupahan DKI Jakarta ini.
Para pelaku usaha, tambahnya, siap mendukung perbaikan SDM tenaga kerja.
Sehingga ke depan tenaga kerja Indonesia benar-benar menjadi tuan rumah di
negeri sendiri. Dan tidak takut atau khawatir bersaing dengan tenaga kerja asing.
Page 285 of 329.

