Page 287 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 287

Title          BURUH MINTA UMP NAIK 20%, PENGUSAHA: HENTIKAN POLEMIK INI
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      18 Oktober 2019
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4751332/buruh-minta-um p-naik-20-
               Page/URL
                              pengusaha-hentikan-polemik-ini
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan
               Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51%. Ternyata kenaikan UMP ini
               masih menimbulkan pro dan kontra.

               Dari sudut pandang pengusaha, mereka harus setuju dengan kenaikan UMP
               tersebut meskipun terasa berat. Di sisi lain, menurut para buruh kenaikan UMP
               sebesar 8,51% masih terlalu kecil. Berdasarkan perhitungan mereka, seharusnya
               kenaikan UMP berada di angka 20%.

               Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta Sarman
               Simanjorang berharap agar para buruh serta serikat pekerja mengerti akan kondisi
               ekonomi saat ini sehingga tidak lagi meminta kenaikan UMP yang dirasa berlebihan,
               apalagi sampai harus berdemo. Menurutnya aksi demo malah akan mengganggu
               iklim bisnis serta investasi yang ada.

               "Kita berharap agar teman teman Serikat Pekerja juga mengerti akan kondisi
               ekonomi saat ini sehingga tidak meminta kenaikan UMP yang berlebihan apalagi
               melakukan aksi demo yang mengganggu iklim bisnis dan investasi," Jelas Sarman
               dalam sebuah pernyataan.

               Tidak hanya itu, Sarman berpendapat agar polemik UMP segera dihentikan.
               Menurutnya, akan lebih baik untuk menyudahi polemik UMP dan mulai fokus pada
               pengembangan SDM.

               "Polemik UMP saatnya kita hentikan, lebih baik kita fokus bagaimana agar SDM
               tenaga kerja kita lebih berdaya saing," kata Sarman.

               Sarman juga menjelaskan bahwa bila SDM memiliki daya saing serta kompetensi,
               dengan sendirinya mereka akan digaji di atas UMP yang ada.

               "Instrumennya adalah bagaimana kita memiliki tenaga kerja yang memiliki
               produktivitas yang tinggi, memiliki skill, kompetensi dan sertifikasi. Jika Tenaga
               kerja kita sudah (sudah) memiliki keunggulan di atas maka kita yakin mereka akan
               digaji di atas UMP,dan ini banyak kita lihat diberbagai perusahaan," Jelasnya lagi.

               (zlf/zlf) buruh ump upah buruh ump 2020.




                                                      Page 286 of 329.
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292