Page 285 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 285
Title RENCANA KENAIKAN UMP DKI JADI RP 4,2 JUTA BERATKAN PENGUSAHA
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 18 Oktober 2019
https://www.beritasatu.com/megapolitan/580625/rencana-kenaikan-ump-dki -jadi-rp-42-
Page/URL
juta-beratkan-pengusaha
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar 8,51%, dinilai
cukup memberatkan pengusaha di DKI Jakarta.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI, Sarman Simanjorang mengatakan
berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-
m/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019, memprediksikan kenaikan UMP
2020, baik di kalangan pengusana maupun serikat pekerja sebesar 8,51%.
Dengan mengacu pada laju inflasi 2019 sebesar 3,39% dan pertumbuhan ekonomi
5,12%. Maka kenaikan UMP 2020 di Indonesia akan mengalami kenaikan 8,51%.
Tahun 2019 UMP naik sebesar 8,03%.
"Melihat prediksi kenaikan UMP di Indonesia untuk tahun 2020 sebesar 8,51%,
maka khusus di DKI Jakarta, kenaikan UMP pada tahun depan menembus angka Rp
4,2 juta per bulan. Naik sebesar Rp 335.376 dibandingkan UMP DKI 2019 yang
ditetapkan sebesar Rp 3,9 juta per bulan," kata Sarman Simanjorang, Jumat
(18/10/2019).
Ia menilai, kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51% sudah sangat ideal bagi pekerja yang
baru pertama kali kerja, belum memiliki pengalaman dan masih lajang. Namun, bila
melihat kondisi ekonomi saat ini, kenaikan tersebut tetap menjadi beban berat bagi
pengusaha.
"Apalagi bagi pengusaha di sektor ritel, yang terpukul karena dampak
petkembangan bisnis online dan industri padat karya. Yang permintaan pembeli
menurun drastis sebagai gejolak ekonomi global serba perang dagang Amerika dan
Tiongkok. Termasuk pelaku usaha kelas menengah dan kecil yang kemungkinan
juga agak berat," ujar Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI)
DKI ini.
Kendati merasa berat, pengusaha akan menerima kebijakan pemerintah tersebut.
Berdasarkan PP Nomor 78 tahun 2015, Gubernur DKI akan menetapkan UMP DKI
2020 pada 1 November 2019.
Artinya, pengusaha memiliki kesempatan hampir 1,5 bulan untuk mengevaluasi
apakah memiliki kemampuan untuk melaksanakan kenaikan UMP DKI 2020 sebesar
8,51%. Jika tidak sanggup, maka pengusaha harus secepatnya mengajukan
Page 284 of 329.

