Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 SEPTEMBER 2019
P. 67
Title DPRD BANTUL MENYOROTI TERTUNDANYA PADAT KARYA DISNAKERTRANS
Media Name jogja.antaranews.com
Pub. Date 16 September 2019
https://jogja.antaranews.com/berita/394278/dprd-bantul-menyoroti-tertu ndanya-padat-
Page/URL
karya-disnakertrans
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Bantul - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa
Yogyakarta menyoroti tertundanya kegiatan padat karya infrastruktur Dinas Tenaga
Kerja dan Transmigrasi Bantul 2019 karena hingga pertengahan September belum
ada kepastian realisasinya.
"Sosialisasi kegiatan padat karya tahun 2019 sudah dilaksanakan sejak Maret lalu,
namun kenapa sampai sekarang belum ada kejelasan, saya selaku pengawas
anggaran di Komisi D DPRD saat itu tentu ingin ada ketegasan," kata Anggota DPRD
Bantul Supriyono dalam konferensi pers di Bantul, Senin.
Menurut dia, tertundanya atau belum terlaksanannya kegiatan padat karya 2019 di
organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut, berdasarkan informasi yang dia terima,
akibat beberapa gagal lelang dalam menentukan rekanan untuk mengerjakan
kegiatan yang bisa menciptakan lapangan kerja bagi penganggur itu.
Padahal, kata wakil rakyat petahana atau anggota DPRD Bantul yang terpilih
kembali pada 2019, waktu yang tersisa pada tahun ini tinggal dua bulan lebih,
sehingga jika mulai dikerjakan dikhawatirkan akan berdampak pada pengerjaan
yang kurang maksimal dan menjadi masalah di kemudian hari.
"Kenapa sampai gagal lelang tiga kali, kalau satu kali gagal mungkin masih bisa
dimaklumi, namun kenapa sampai tiga kali gagal, tentu ini bukan karena persoalan
teknis lagi, namun nonteknis," kata Supriyono.
Bahkan, pihaknya menduga ada kemungkinan "permainan" dalam proses lelang
yang dilakukan instansi terkait. Meski begitu, pihaknya masih akan melakukan
penelusuran untuk mencari fakta-fakta di lapangan apakah ada persoalan di dalam
mencari pihak ketiga dalam padat karya.
"Diduga ada permainan nonteknis, saya wakil rakyat tidak senang kalau ada
'permainan' seperti ini. Tentu saya mendesak agar proses lelang segera diselesaikan
yang dilakukan sesuai aturan, apalagi waktu tinggal dua bulan lebih, kalau gagal
lagi, tentu berdampak buruk bagi pembangunan di Bantul," katanya.
Supriyono mengatakan padat karya Disnakertrans Bantul pada 2019 menyasar 193
kelompok masyarakat (pokmas) dengan masing-masing satu titik, sementara satu
Page 66 of 86.

