Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 SEPTEMBER 2019
P. 80

mereka bertemu dengan Tri Cahyo Edy Prasetyo. Mahrus meminta Prasetyo segera
               mengontak bosnya di pusat.


               Mahrus mengaku, saat itu memang Prasetyo sempat menelepon seseorang, namun ia
               tak tahu apa yang mereka bicarakan.


               "Dia (Prasetyo) cuma bilang hhmm... hhmm kepada orang di seberang telepon," kata
               Mahrus.


               Prasetyo lantas menyuruh keluarga Lily kembali ke rumah, nanti sore atau malam ia
               akan segera menginformasikan terkait keadaan Lily. Namun hari itu Prasetyo tak
               kunjung mengunjungi rumah Mahrus, kendati telah ditunggu.

               Baru pada besok hari atau 3 September 2019, pria kelahiran Surabaya itu mengunjungi
               rumah orang tua Lily yang terletak di Kelurahan Jati, Ternate Selatan.

               Saat itu, Prasetyo berkali-kali mengucapkan permohonan maaf. Mahrus dan orang tua
               Lily bingung. Hingga pada akhirnya Prasetyo menyampaikan kegetiran itu.

               "Ibu Lily sudah tinggalkan kitorang (kita) semua," ucap Prasetyo.


               Masih diliputi keheranan, Mahrus lantas mengontak kantor pusat PT Maharani Tri Utama
               Mandiri. Ia mencari kejelasan. Jika memang benar istrinya telah tiada, setidaknya ia
               tahu kapan Lily meninggal dan sebabnya apa. Jawaban yang diterima Mahrus, istrinya
               sudah meninggal pada Senin 2 September 2019, atau hari yang sama saat Mahrus dan
               orang tua Lily pergi ke kantor cabang perusahaan.


               Kematian Lily yang tiba-tiba itu menggemparkan sanak keluarganya. Terutama ibunda
               Lily, Sarah Asi. Air mata sudah tak terbendung lagi. Terlebih sang ibunda mengaku pada
               mulanya tak mengizinkan anak keduanya itu pergi ke Malaysia.

               "Saya takut, karena sering lihat kasus TKI di televisi," ucap Sarah. Sama seperti Mahrus,
               Sarah luluh ketika Lily ngotot pergi dan berjanji akan baik-baik saja. Ia bahkan
               menitipkan kedua anaknya kepada sang ibunda.

               Kegetiran itu tambah menyayat tatkala jasad Lily tiba di Ternate pada 5 September
               2019. Tubuh perempuan cantik itu dipenuhi jahitan rapi. Yang paling panjang terdapat
               di sisi bagian depan; dari leher hingga organ vital. Jahitan juga terdapat di bagian
               pinggul dan wajah korban.


               Pihak perusahaan mengatakan bahwa Lily meninggal karena jatuh dari ketinggian.
               Namun Mahrus meragukan hal itu. Pasalnya, tak masuk akal jatuh dari ketinggian
               dengan kondisi jasad yang seperti telah dibedah.

               Alasan bahwa jasad Lily telah diautopsi kala masih berada di Malaysia juga dibantah
               Mahrus. Ia bilang, tindakan autopsi haruslah dilakukan setelah ada persetujuan dari
               pihak keluarga. Tapi selama ini ia tak merasa mengizinkan hal itu.









                                                       Page 79 of 86.
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85