Page 30 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 OKTOBER 2021
P. 30
Kilas Balik Kartu Prakerja
Perjalanan program Kartu Prakerja selama sekitar 19 bulan ini tidak dapat dilepaskan dari cita-
cita mulia sekaligus polemik yang mengiringinya.
Dilihat dari lintasan waktu, program Kartu Prakerja dicetuskan pertama kali oleh Presiden Joko
Widodo pada Minggu, 24 Februari 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa
Barat. Kala itu, Jokowi berbicara dalam status calon presiden nomor urut 01.
Dalam acara bertajuk pidato kebangsaan, Jokowi mengungkapkan, pembangunan masif yang
dilakukan pemerintahan periode pertamanya sebenarnya membuka banyak lapangan kerja.
Tetapi ia menilai, peluang tersebut tidak dapat dioptimalisasi dengan baik. Sebab, ada
kesenjangan yang cukup tinggi antara kemampuan angkatan kerja dengan kebutuhan industri.
Di sisi lain, pendidikan dan pelatihan sebagai pintu masuk peningkatan kemampuan demi
kebutuhan pekerjaan rupanya bukan menjadi prioritas, baik bagi para pekerja maupun
perusahaan di Indonesia.
Merujuk catatan International Labour Organization (ILO) tahun 2019, Indonesia berada di
peringkat ke-5 di ASEAN dalam hal produktivitas tenaga kerja per orang per tahun. Posisi
Indonesia di bawah Brunei Darussalam yang menempati urutan pertama, disusul Singapura
pada urutan kedua dan Malaysia serta Thailand yang menempati urutan ketiga dan keempat.
29

