Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 86

Title          JOKOWI TUNDA OMNIBUS LAW, EKONOM: JANGAN CUMA KETENAGAKERJAAN!
               Media Name     bisnis.com
               Pub. Date      26 April 2020
                              https://ekonomi.bisnis.com/read/20200426/12/1232758/jokowi-tunda-omnib us-law-
               Page/URL
                              ekonom-jangan-cuma-ketenagakerjaan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative



















               JAKARTA - Keputusan pemerintah menunda pembahasan klaster ketenagakerjaan
               dalam RUU Cipta Kerja dinilai belum tepat, jika tidak diikuti oleh penundaan
               pembahasan dari seluruh klaster rancangan beleid omnibus law tersebut.

               Ekonom dari Universitas Perbanas Piter Abdullah menilai pembahasan RUU Cipta
               Kerja untuk saat ini memang tidak tepat. Sebab, sudah seharusnya fokus
               pemerintah dan DPR dicurahkan ke penanganan pandemi Covid-19.

               "Tidak ada yang lain. Apabila pemerintah dan DPR salah mengambil kebijakan
               dalam menangani wabah Covid-19, kita bisa terjerumus ke dalam krisis yang tidak
               mudah," jelasnya, Minggu (26/4/2020).

               Menurutnya, pembahasan omnibus law tidak ada relevansinya terhadap
               penanganan wabah Covid-19. Lagipula, jika pembahasan dipaksa lanjut sekalipun,
               pemerintah tetap akan sulit mendorong investasi di tengah wabah yang masih
               menghantui dunia, utamanya Indonesia.

               "Pembahasan omnibus law selain tidak tepat waktu, tidak relevan, juga cenderung
               akan memunculkan kegaduhan saja. Tidak ada manfaatnya," tegas Piter.

               Menurutnya, substansi RUU Cipta Kerja dipenuhi oleh ketentuan yang dipertanyakan
               oleh banyak pihak. Tak hanya itu, kurang terbukanya penyusunan RUU tersebut
               turut memunculkan ketidakpercayaan publik, tidak hanya terkait dengan klaster
               ketenagakerjaan, tetapi juga isu lainnya termasuk lingkungan.

               Dengan demikian, lanjutnya, pemaksaan pembahasan RUU di tengah wabah akan
               makin menambah ketidakpercayaan tersebut, yang pada akhirnya akan berujung
               pada kegaduhan yang tidak produktif.

               "Kalau hanya klaster ketenagakerjaan yang ditunda, maka ketidakpercayaan--
               khususnya dari kalangan akademisi dan pihak independen--akan makin besar dan



                                                       Page 85 of 254.
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91