Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 NOVEMBER 2019
P. 109
DISNAKER JABAR SUDAH KUMPULKAN REKOMENDASI UMK DARI 27 KOTA DAN
Title
KABUPATEN, TAK ADA YANG LEBIH 8,51%
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 20 November 2019
https://jabar.tribunnews.com/2019/11/20/disnaker-jabar-sudah-kumpulkan -
Page/URL
rekomendasi-umk-dari-27-kota-dan-kabupaten-tak-ada-yang-lebih-851
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Provinsi Jawa Barat , Ade Afriandi, mengatakan dalam rapat pleno terakhir Dewan
Pengupahan Provinsi Jawa Barat , semua rekomendasi UMK dari 27 kabupaten dan
kota sudah terkumpul 100 persen.
"Dari sana tindak lanjutnya kami sedang menyusun poin-poin yang akan
disampaikan pada Pak Gubernur," ujarnya saat dihubungi, Rabu (20/11/2019).
Ade mengatakan keseluruhan rekomendasi UMK 2020 dari kabupaten dan kota ini
seluruhnya sudah mengacu pada Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja RI, dengan
rumusan angka inflasi dan kenaikan PDRB yang mencapai 8,51 persen.
"Suara Apindo memang tidak sama, tapi ini juga terjadi di penetapan sebelumnya.
Antara buruh dan pengusaha tidak pernah sama, tapi saya lihat hampir semua
tanda tangan," katanya.
Ade mengatakan permohonan Apindo agar gubernur tidak menandatangani
penetapan UMK 2020 sempat muncul dan dicatat dalam berita acara pleno.
Termasuk kondisi perekonomian 2020 yang dinilai berat.
"Itu kami masukan dalam berita acara, termasuk soal perlambatan ekonomi yang
dirilis BPS," katanya.
Menurut Ade, angka tingkat pengangguran terbuka Jawa Barat tengah mengalami
kenaikan 7,9 persen.
Ade menilai Provinsi Jawa Barat memiliki tantangan yang berat di sektor tenaga
kerja.
Bukan karena tidak adanya lapangan kerja, tapi terkait daya saing kemampuan
juga kurikulum SMA/SMK yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri.
Page 108 of 143.

